TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Suasana penuh kebersamaan tampak dalam halalbihalal Dewan Pengurus Daerah (DPD) Real Estat Indonesia (REI) Sulawesi Selatan (Sulsel).
Ajang mempererat tali silaturahmi ini digelar di Hotel Four Points by Sheraton Makassar, Jalan Andi Djemma, Kota Makassar, Sulsel, Rabu (8/4/2026) malam.
Hadir para anggota pengurus REI Sulsel, mitra, dan tamu undangan.
Acara alalbihalal ini tidak hanya menjadi momentum saling memaafkan pasca Hari Raya Idulfitri.
Tetapi juga menjadi wadah memperkuat kebersamaan dan sinergi di antara para pelaku industri properti di Sulsel.
Rangkaian halalbihalal diawali dengan makan malam bersama, sholawatan dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an.
Acara ini juga diisi dengan tausiah hikmah halalbihalal yang dibawakan Ustaz Rahman Qayyum.
Sebelum tausiah, pembawa acara mengajak para tamu untuk mengirimkan doa kepada Almarhum Mahmud Lambang, Ketua REI Sulsel periode 2023–2026.
Mahmud Lambang meninggal karena sakit yang dideritanya pada 12 Februari 2026 di Makassar.
“Mari kita mengirimkan doa dan Al Fatihah kepada almarhum Mahmud Lambang,” kata pembawa acara, disambut doa bersama para hadirin.
Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan REI Sulsel, Sudarman Supardi, mengatakan halalbihalal merupakan momen penting untuk memperbaiki hubungan dan membersihkan hati.
“Tidak menutup kemungkinan baik pengurus, anggota, maupun semua pihak, ada kesalahan. Jadi ini momentum saling maaf-memaafkan,” kata Sudarman, dalam sambutannya.
Menurut Sudarman, kegiatan halalbihalal tidak hanya berdampak secara sosial, tetapi juga membawa manfaat bagi kesehatan.
Ia menilai silaturahmi dapat memberikan energi positif bagi setiap individu.
“Berkah silaturahmi dapat melapangkan rezeki, mempererat hubungan, dan membersihkan hati,” jelasnya.
Selain itu, Sudarman juga mendorong jajaran pengurus REI Sulsel untuk meningkatkan kualitas pelayanan.
Hal itu mengingat tantangan sektor perumahan ke depan semakin besar.
Ia juga mengajak para pengurus dan semua pihak untuk menyukseskan program 3 juta rumah pemerintah.
“Saya mengajak pengurus untuk meningkatkan pelayanan kita, karena tantangan ke depan makin banyak. Saat ini ada target 3 juta rumah, dan kita harus ikut menyukseskan program pemerintah,” katanya