TribunGayo.com, BLANGKEJEREN - Dalam rangka mempercepat pemulihan daerah pascabencana banjir bandang dan longsor akhir November 2025, Bupati Gayo Lues, Suhaidi mendatangi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Jakarta.
Hal itu dilakukan pada hari keempat dalam rangkaian kerjanya di Ibu Kota Jakarta, Kamis (9/4/2026).
Kali ini, Bupati Gayo Lues melakukan audiensi dengan Kementerian PUPR dan bertemu langsung dengan Krisno Yuwono, selaku Kepala Pusat Fasilitasi Infrastruktur Wilayah.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati menyampaikan usulan kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon).
Serta berbagai program prioritas pembangunan infrastruktur di Kabupaten Gayo Lues pascabencana yang terjadi pada akhir 2025.
Ia menegaskan, percepatan pemulihan infrastruktur menjadi kebutuhan mendesak mengingat dampaknya yang sangat besar terhadap kehidupan masyarakat, khususnya dalam menggerakkan roda perekonomian daerah.
“Kita harus melakukan ini karena vital sebagai pertumbuhan ekonomi daerah,” tegas Suhaidi dilansir dari Serambinews.com.
Adapun sejumlah fokus yang diusulkan meliputi perbaikan dan pengembangan infrastruktur jalan.
Kemudian penyediaan air bersih, serta penguatan sistem irigasi yang menjadi tulang punggung sektor pertanian masyarakat.
Langkah tersebut diharapkan mampu mendorong percepatan pemulihan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang hingga kini masih merasakan dampak bencana.
Pada agenda ini, Bupati turut membawa Kepala Dinas PUPR Gayo Lues Kairuddin, Kepala Bidang Bina Marga Suhardi, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Jakaria, serta Pelaksana Tugas (Plt) Bappeda.
Sementara itu, pihak PUPR melalui Kepala Pusat Fasilitasi Infrastruktur Wilayah menjelaskan bahwa sumber pendanaan dari pemerintah pusat dapat berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) maupun program Instruksi Presiden (Inpres).
Untuk pengusulan melalui DAK, pemerintah daerah diminta menyiapkan readiness criteria melalui aplikasi Linear yang terintegrasi dengan kementerian terkait.
Sedangkan untuk program Inpres, pemerintah daerah diharapkan dapat menyampaikan usulan secara langsung kepada kementerian teknis.
Audiensi ini menjadi bagian dari langkah strategis Pemerintah Kabupaten Gayo Lues dalam memastikan pembangunan kembali infrastruktur yang rusak dapat segera direalisasikan, sehingga masyarakat dapat bangkit dari keterpurukan pascabencana. (*)
Baca juga: Hujan Deras Sebabkan Banjir, Jembatan Darurat Blangtemung Gayo Lues Kembali Putus
Baca juga: Warga Bersama TNI, Polisi dan Damkar Bangun Jembatan Gantung di Sungai Pintu Rime Pining Gayo Lues
Baca juga: Harga Minyak Serai Wangi di Gayo Lues Alami Kenaikan Hari Ini 6 April Rp 10.000 per Kg