Bantah Diusir, Rey 'Suami' Intan Ungkap Fakta Berbeda di Malam Pertama: Pihak Sana yang Ngebet
Alga W April 10, 2026 01:14 PM

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Rifki Edgar

TRIBUNJATIM.COM - Fakta-fakta baru terkait kasus pernikahan sesama jenis di Malang kini mulai terkuak.

Kini ada perbedaan versi dalam pengakuan Intan Anggraeni sebagai istri siri Yupi Rere alias Rey di malam pertama sebagai pengantin siri.

Baca juga: Geger Pernikahan Siri Sesama Jenis di Malang, Korban Diiming-imingi Rumah Mewah & Diajak ke Thailand

Kasus ini sebelumnya sempat viral setelah Intan Anggraeni alias Vela melaporkan Rey atas dugaan pemalsuan identitas dan dokumen ke Polresta Malang Kota pada Rabu (8/4/2026).

Pelaporan tersebut kemudian viral, karena Intan mengakui, kalau suaminya, Rey, ternyata adalah seorang perempuan.

Identitas Rey baru terbongkar pada saat malam pertama setelah menikah.

Tepatnya di malam pada Jumat, 3 April 2026.

Saat hendak melakukan hubungan badan, Intan mendapati kalau Rey bukanlah laki-laki tulen.

Kondisi tersebut membuat Intan syok dan menangis di kamar.

Namun, versi yang berbeda disampaikan oleh Rey setelah ia muncul ke hadapan publik untuk melakukan klarifikasi kepada awak media pada Kamis (9/4/2026).

Rey mengaku, narasi di media sosial yang mencatut namanya tersebut tidak sesuai dengan apa yang sebenarnya terjadi.

Untuk itu, ia mau melakukan klarifikasi atas apa yang sebenarnya terjadi dan yang telah ia alami selama menjalin asmara dengan Intan.

Utamanya saat malam pertama ketika kedua pengantin sesama jenis tersebut hendak memadu kasih.

Rey menyampaikan, sebelum pernikahan sirinya itu terjadi, ia sempat menginap di rumah Intan pada Kamis (2/4/2026).

Sehari sebelumnya, Rey mau membatalkan pernikahan tersebut karena alasan dia ingin melakukan operasi kelamin terlebih dahulu sebelum dilangsungkan pernikahan.

Akan tetapi menurut Rey, pihak keluarga Intan tetap bersikukuh agar pernikahan tetap dilaksanakan pada Jumat (3/4/2026).

Rey pun sempat bingung dan akhirnya menjalani pernikahan tersebut yang dilakukan secara sederhana di rumah Intan.

"Saya sempat mau membatalkan pernikahan itu. Tapi malah dia (Intan) mengancam mau bunuh diri,"

"Pihak sana-nya (keluarga Intan) itu yang ngebet. Waktu nikah itu saya enggak nyangka. Bahkan, disuruh makan saya enggak mau karena memang bingung," ucapnya kepada TribunJatim.com pada Kamis (9/4/2026).

Baca juga: Sosok Daffa Bocah Jenius dari Bojonegoro, Gemar Belajar Mesin & Oprek Elektronik dari Umur 3

Setelah pernikahan siri berlangsung dan berlanjut di malam pertama, Rey mengaku, pada saat itu dia tidak melakukan kegiatan apapun dengan Intan di dalam kamar.

Kegiatan di kamar hanya sebatas ngobrol biasa. 

Rey juga mengaku sempat mengajak Intan keluar kamar, tapi ajakan tersebut ditolak.

"Di kamar ya enggak ngapa-ngapain. Benar-benar di kamar. Mau tak ajak ke depan, katanya (Intan) malas, mager," bebernya.

Baru keesokan harinya pada Sabtu (4/4/2026), Rey pamit pulang ke rumahnya yang ada di Kota Batu.

Ia juga menampik bahwa pada saat itu tidak ada pengusiran, seperti narasi yang sempat viral di media sosial.

"Waktu itu enggak diusir. Saya yang pamit mau pulang," tandasnya.

Perbedaan versi yang disampaikan oleh kedua pihak ini semakin membuat panas ketegangan antar pasangan sesama jenis ini.

Setelah Intan membuat laporan atas dugaan pemalsuan identitas dan dokumen ke Polresta Malang Kota, Rey juga melakukan laporan balik ke Polres Batu atas dugaan pencemaran nama baik dan pemerasan.

Kasus ini pun masih dapat proses penyelidikan dari pihak kepolisian.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.