Persebaya Surabaya harus menelan pil pahit setelah tumbang 0-3 dari tuan rumah Persija Jakarta dalam laga pekan ke-27 Super League 2025/2026.
Bertanding di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (11/4/2026) malam, gawang Bajul Ijo diberondong tiga gol tanpa balas oleh tim Macan Kemayoran.
Kemenangan Persija masing-masing dicetak melalui penalti Allano pada menit ke-16, serta dua gol tambahan dari Aksel Runtukahu di menit ke-54 dan ke-76.
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Ia menilai anak asuhnya melakukan kesalahan fatal yang tidak perlu.
Kekalahan bermula saat Milos Raickovic melakukan pelanggaran keras terhadap Aksel Runtukahu di dalam kotak terlarang yang berbuah penalti.
"Bagi saya ini membuat frustrasi. Kami sudah membicarakan kemungkinan penalti atau pelanggaran bodoh saat latihan, dan itulah yang terjadi hari ini," tegas Bernardo Tavares.
Bernardo Tavares juga menyoroti buruknya transisi permainan timnya, saat menghadapi serangan balik cepat dari Persija Jakarta.
Meskipun kalah telak, pelatih asal Portugal itu tetap mengapresiasi perjuangan pemainnya yang tampil, meski beberapa di antaranya belum pulih total dari cedera.
Kekalahan ini semakin memperpanjang catatan minor Persebaya saat bertandang ke markas Persija Jakarta. Bajul Ijo diketahui terakhir kali menang di kandang Macan Kemayoran pada tahun 2021.
Hasil ini juga mengulang memori buruk putaran pertama musim ini, di mana Persebaya juga dipaksa menyerah dengan skor 1-3 oleh tim yang sama.
Pemain Persebaya, Rachmat Irianto, mengakui timnya bermain jauh di bawah standar performa yang diharapkan.
"Kami bermain kurang baik hari ini. Kami perlu meningkatkan banyak hal karena telah melakukan banyak kesalahan," ungkap pemain yang akrab disapa Rian tersebut.
Berdasarkan data sejarah pertemuan, rivalitas kedua tim selalu berlangsung dengan intensitas tinggi. Berikut fakta menarik terkait laga ini:
Kini, manajemen dan tim pelatih Persebaya harus segera melakukan evaluasi total sebelum melakoni pertandingan selanjutnya guna menjauh dari papan tengah klasemen.