Persebaya Dikalahkan Persija 3-0, Bernardo Tavares Ungkap Biang Kerok Kekalahan
Cak Sur April 12, 2026 12:32 AM

Persebaya Surabaya harus menelan pil pahit setelah tumbang 0-3 dari tuan rumah Persija Jakarta dalam laga pekan ke-27 Super League 2025/2026.

Bertanding di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (11/4/2026) malam, gawang Bajul Ijo diberondong tiga gol tanpa balas oleh tim Macan Kemayoran.

Kemenangan Persija masing-masing dicetak melalui penalti Allano pada menit ke-16, serta dua gol tambahan dari Aksel Runtukahu di menit ke-54 dan ke-76.

OFFICIAL TRAINING - Pemain Persebaya Surabaya saat menjalani official training jelang menghadapi tuan rumah Persija Jakarta di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (11/4/2026) malam ini.
OFFICIAL TRAINING - Pemain Persebaya Surabaya saat menjalani official training jelang menghadapi tuan rumah Persija Jakarta di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (11/4/2026) malam ini. (Persebaya)

Penyebab Kekalahan Menurut Bernardo Tavares

Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Ia menilai anak asuhnya melakukan kesalahan fatal yang tidak perlu.

Kekalahan bermula saat Milos Raickovic melakukan pelanggaran keras terhadap Aksel Runtukahu di dalam kotak terlarang yang berbuah penalti.

"Bagi saya ini membuat frustrasi. Kami sudah membicarakan kemungkinan penalti atau pelanggaran bodoh saat latihan, dan itulah yang terjadi hari ini," tegas Bernardo Tavares.

Bernardo Tavares juga menyoroti buruknya transisi permainan timnya, saat menghadapi serangan balik cepat dari Persija Jakarta.

  • Kesalahan individu dan kolektif dalam transisi bertahan.
  • Celah antar lini yang terlalu lebar memudahkan lawan masuk.
  • Pemain sayap dan gelandang gagal melakukan transisi yang menentukan.
  • Gagal memanfaatkan sejumlah peluang emas di depan gawang.

Meskipun kalah telak, pelatih asal Portugal itu tetap mengapresiasi perjuangan pemainnya yang tampil, meski beberapa di antaranya belum pulih total dari cedera.

Catatan Buruk Persebaya di Markas Persija

Kekalahan ini semakin memperpanjang catatan minor Persebaya saat bertandang ke markas Persija Jakarta. Bajul Ijo diketahui terakhir kali menang di kandang Macan Kemayoran pada tahun 2021.

Hasil ini juga mengulang memori buruk putaran pertama musim ini, di mana Persebaya juga dipaksa menyerah dengan skor 1-3 oleh tim yang sama.

Pemain Persebaya, Rachmat Irianto, mengakui timnya bermain jauh di bawah standar performa yang diharapkan.

"Kami bermain kurang baik hari ini. Kami perlu meningkatkan banyak hal karena telah melakukan banyak kesalahan," ungkap pemain yang akrab disapa Rian tersebut.

Data Fakta Persija vs Persebaya

Berdasarkan data sejarah pertemuan, rivalitas kedua tim selalu berlangsung dengan intensitas tinggi. Berikut fakta menarik terkait laga ini:

  • Dominasi Kandang: Persija tidak pernah kalah dari Persebaya di Jakarta dalam kurun waktu 5 tahun terakhir.
  • Top Skor Pertemuan: Aksel Runtukahu menjadi momok bagi pertahanan Persebaya dengan torehan dua golnya (brace) di laga ini.
  • Kondisi Skuad: Persebaya bermain tanpa kekuatan penuh setelah tiga pemain pilar baru saja kembali dari meja perawatan medis.

Kini, manajemen dan tim pelatih Persebaya harus segera melakukan evaluasi total sebelum melakoni pertandingan selanjutnya guna menjauh dari papan tengah klasemen.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.