RA Nekat Tikam IR hingga Tewas, Cemburu Istrinya Kerap Diganggu
Kiki Novilia April 13, 2026 06:19 PM

Tribunlampung.co.id, Sulawesi - Pria berinisial RA (32) nekat menikam korban IR (33) hingga tewas di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan pada Sabtu (11/4/2026) malam.

Kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 19.30 WITA di wilayah Desa Sappa, Kecamatan Belawa, tepatnya di sekitar jembatan Lakessi. 

Kasat Reskrim Polres Wajo, Iptu Fahrul, menjelaskan bahwa peristiwa bermula saat pelaku dan korban berpapasan di jalan saat sama-sama mengendarai sepeda motor.

“Betul, terjadi penganiayaan dengan sajam di Sappa, Kecamatan Belawa. Korban meninggal dunia,” ujarnya, dikutip dari TribunJateng, Minggu (12/4/2026).

Pelaku yang diliputi rasa curiga kemudian menghentikan korban dan mempertanyakan hubungan korban dengan istrinya.

Baca juga: Kronologi Pria di Medan Tikam Tetangganya hingga Mengalami Luka Parah

Korban sempat membantah tudingan tersebut, namun perdebatan tidak terhindarkan.

Situasi yang memanas berujung pada aksi kekerasan, di mana pelaku menyerang korban menggunakan senjata tajam jenis badik.

“Korban berpapasan di jalan raya kemudian terjadi adu mulut dan terjadi penganiayaan menggunakan senjata tajam,” jelas Fahrul.

Pelaku Ditangkap

Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka tusuk di bagian perut dan meninggal dunia di tempat kejadian perkara.

Jasad korban ditemukan di area semak-semak sekitar lokasi dan kemudian dievakuasi ke RSUD Lamaddukelleng Sengkang.

Polisi bergerak cepat melakukan pengejaran hingga akhirnya pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan, bersama barang bukti senjata tajam yang digunakan dalam aksi tersebut.

“Sudah kami amankan bersama barang bukti sajam jenis badik,” tegasnya.

Korban telah dimakamkan oleh pihak keluarga pada Minggu (12/4/2026). Sementara itu, pelaku kini menjalani proses hukum di Mapolres Wajo.

Motif Cemburu

Hasil penyelidikan awal menunjukkan bahwa motif utama dalam kasus ini adalah kecemburuan.

“Dari hasil penyelidikan sementara, motif dari kasus ini adalah kecemburuan. Di mana terduga pelaku menuding korban kerap mengganggu istri terduga pelaku,” ungkap Iptu Fahrul.

Untuk mengantisipasi kemungkinan konflik lanjutan, aparat kepolisian juga disiagakan di sekitar kediaman pelaku.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.