Sejumlah Pedagang di Kota Pekanbaru Mulai Kehabisan Stok Minyakita
Muhammad Ridho April 13, 2026 07:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU -  Sejumlah pedagang di Kota Pekanbaru mulai kehabisan pasokan Minyakita, Senin (13/4/2026).

Mereka sampai saat ini belum kunjung mendapat pasokan minyak murah tersebut.

Informasi Tribunpekanbaru.com, kondisi ini terjadi di Pasar Pagi Arengka dan Pasar Simpang Baru Panam.

Para pedagang mengaku sudah hampir dua pekan belum mendapatkan pasokan Minyakita yang baru.

Ada sejumlah pedagang yang masih memiliki pasokan minyak murah itu terpaksa menjual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Sejumlah pedagang menjual Minyakita di kisaran harga Rp 17.000 hingga Rp 20.000 per liter.

Padahal HET Minyakita di pasaran hanya berkisar Rp 15.700 per liter. Harga minyak goreng murah itu juga sepadan dengan harga minyak curah yang berada di kisaran Rp 20.000 per liter.

Sejumlah pedagang terpaksa menjual Minyakita di atas harga karena pasokan yang semakin menipis. Ada yang belum mendapat pasokan minyak sejak awal April 2026 lalu.

"Memang Minyakita belum masuk, belum ada kabar baru dari distributor," ungkap seorang pedagang, Dewi kepada Tribunpekanbaru.com.

Baca juga: Minyakita Dibatasi, Sejumlah Merek Minyak Goreng Baru Bermunculan di Pasaran Pekanbaru

Menurutnya, saat ini cuma menghabiskan pasokan yang ada sembari menunggu pasokan baru. Ia menyebut bahwa belum ada penjelasan pasti kepada pedagang tentang kondisi tersebut.

"Kalau kami sifatnya menunggu saja, belum ada dapat info gimana tentang minyak ini," ulasnya.

Pedagang di Pasar Pagi Arengka ini berharap pasokan Minyakita bisa kembali normal seperti saat Ramadan lalu. Ia menyebut bahwa kebutuhan minyak goreng ini memang terbilang tinggi.

Ibu rumah tangga harus memutar otak mencari minyak goreng di tengah kelangkaan Minyakita. Mereka memilih minyak kemasan ketimbang membeli minyak murah itu dengan harga mahal.

"Daripada membeli minyakita tapi mahal, mending saya beli saja minyak goreng kemasan merek lain," ulas seorang pembeli, Tia.

Warga Kelurahan Sidomulyo Timur ini menyebut bahwa harga minyak kemasan merek lain nyaris sama dengan harga Minyakita. Ia menilai minyak goreng lain juga punya kualitas lebih baik.

"Dari segi kualitas, tentu minyak goreng lain lebih baik,  ya sementara beli itu saja dulu," paparnya.

Sementara itu, harga bahan pangan di pasaran kota masih stabil. Harga cabai merah masih stabil di harga Rp 40.000 per kilogram.

Bawang merah juga stabil di harga Rp 40.000 per kilogram. Bawang putih pun stabil di harga Rp 35.000 per kilogram.

Begitu juga dengan harga bahan pangan lainnya seperti daging ayam ras, telur ayam ras, daging sapi hingga beras. Harga tepung dan gula pasir juga masih stabil hingga saat ini.

( Tribunpekanbaru.com/ Fernando Sikumbang)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.