SURYA.co.id, BANYUWANGI - Dua pelajar SMA di Banyuwangi kedapatan membolos saat nongkrong di warung kopi pesisir Plengsengan, Kelurahan Lateng, Kecamatan Banyuwangi, Selasa (13/4/2026).
Mereka langsung dijaring oleh tim Srikandi Satpol PP, lalu diserahkan ke pihak sekolah untuk dibina agar tak mengulangi perbuatan serupa.
Saat diciduk tengah membolos, keduanya mengenakan kaos namun masih memakai celana abu-abu.
Baca juga: PT INKA: 60 Gerbong Datar Produksi Banyuwangi Dikirim ke Palembang
Anggota Satpol PP yang menjaring adalah para satpol perempuan.
"Razia ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh tim Srikandi Satpol PP Banyuwangi," kata Kasatpol PP Banyuwangi Yoppy Bayu Irawan kepada SURYA.co.id, Senin (13/4/2026)
Saat menemukan dua siswa yang nembolos, anggota Satpol PP perempuan itu mendatangi mereka.
Para siswa ditanyai soal alasan mereka membolos.
Setelahnya, para siswa diajak untuk kembali ke sekolah tempat mereka belajar untuk diserahkan kepada para guru.
"Kami serahkan ke guru untuk dibina agar tak lagi membolos lain kali," tutur Yoppy.
Menurut Yoppy, tim Srikandi Satpol PP Banyuwangi rutin berkeliling ke lokasi-lokasi yang rawan dijadikan tempat membolos bagi para siswa.
Tempat tersebut seperti kafe, warung kopi, dan arena nongkrong lainnya.
Selain itu, anggota Satpol PP juga rutin berkeliling berbagai wilayah di Banyuwangi untuk menegakkan peraturan daerah yang dimiliki di Banyuwangi.
Satpol PP antara lain rutin menurunkan spanduk-spanduk tak resmi dan mengimbau para pedagang kaki lima agar tak berjualan di tempat yang tak semestinya.
"Sebagaimana tugas dan fungsi Satpol PP Banyuwangi sebagai penegak perda," ujarnya.