Nasib Ngenes Persis Solo: Sederet Isu Krisis Finansial Menyeruak di Tengah Performanya yang Menanjak
Yonatan Krisna April 14, 2026 04:44 PM

TRIBUNWOW.COM - Nasib ngenes tengah menimpa Persis Solo di putaran kedua Super League 2025/2026.

Dilansir TribunWow.com, Persis Solo tengah diterpa sederet isu krisis finansial di tengah performanya yang menanjak.

Setelah sempat terseok-seok di putaran pertama dan masuk zona merah, Persis Solo akhirnya berhasil mengakhiri tren minor.

Persis Solo berhasil mencatatkan rentetan hasil positif dalam delapan pertandingan tearkhir.

Laskar Sambernyawa unbeaten alias tak terkalahkan dalam delapan laga dengan mengemas tiga kemenangan dan lima hasil imbang.

Baca juga: Nasib Apes Primadona Persis Solo yang Diloan di Putaran 2: 0 Menit Bermain & Nasibnya Kontras

Berkat rentetan hasil positif itu, Persis Solo berhasil keluar dari zona merah.

Persis Solo saat ini berada di peringkat 15 klasemen Super League 2025/2026 dengan koleksi 24 poin dari 27 pertandingan.

Sayang, di tengah peformanya yang menanjak, Persis Solo diterpa isu-isu krisis finansial.

Satu di antaranya ialah kabar Persis Solo yang menunggak penyewaan Stadion Manahan.

Ketua Komisi 2 DPRD Surakarta, Agung Harsakti Pancasila menemukan, Persis Solo punya tunggakan Rp1,5 miliar hingga Rp2 miliar ke Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Surakarta.

Besaran itu merupakan tunggakan Persis Solo terakit penyewaan Stadion Manahan.

Agung Harsakti menambahkan bahwa Persis Solo baru mencicilnya sebesar Rp40 juta.

Suasana pertandingan Liga 1 2024-2025 antara tuan rumah Persis Solo dan tamunya Persija Jakarta di Stadion Manahan Solo pada Minggu (26/1/2025) malam WIB.
Suasana pertandingan Liga 1 2024-2025 antara tuan rumah Persis Solo dan tamunya Persija Jakarta di Stadion Manahan Solo pada Minggu (26/1/2025) malam WIB. (KOMPAS.COM/ERVAN YUDHI TRI ATMOKO)

"Ada hutang sekitar 1,5 atau 2 miliar saya lupa baru dicicil Rp 40 juta," kata Agung Harsakti dilansir TribunWow.com dari Tribun Solo, Senin, 13 April 2026.

"Karena Komisi 2 tupoksinya pendapatan daerah saya mengundang seluruh dinas penghasil di luar counterpart Komisi 2. Karena Dispora counterpart Komisi 4."

“Ya pasti (minta segera ditagih). Cuma kita baru tahu saat rapat kerja dengan Dispora ternyata ada tanggungan hutang segitu besar."

Baca juga: Daftar 7 Laga Sisa Persis Solo, Siapa Lawan Terberat untuk Bertahan di Super League?

Agung mengatakan bahwa Dispora Kota Surakarta sudah melakukan pendekatan secara persuasif ke Persis Solo.

“Jawabannya mereka sudah ikhtiar menagih bersurat secara persuasif. 

Cuma karena mungkin penurunan jumlah penonton keuangan Persis Solo juga tidak baik-baik saja. Kita nggak tahu juga,” 

Jordy Tutuarima Bongkar Kabar Gaji Telat Persis Solo

Pengakuan kurang menyenangkan datang dari mantan pemain Persis Solo, Jordy Tutuarima.

Jordy Tutuarima mengungkapkan pengalaman pahitnya selama memperkuat Persis Solo di Super League.

Jordy Turuarima mengaku tidak menerima haknya berupa gaji, selama berbulan-bulan.

Hingga akhirnya dilepas secara mendadak oleh klub yang saat itu juga berganti kepelatihan di transfer paruh musim.

Dalam pengakuaannya ke media Belanda, Gerlander, Jordy menyebut dirinya mendapatkan sejumlah keanehan dalam tim.

"Pelatih baru datang pada Januari, dan semua pemain asing harus pergi, 9 pemain tiba-tiba hilang," ujar Jordy Tutuarima.

Persis Solo hanya menang 1 kali pada putaran pertama Super League 2025-2026.

Rentetan hasil buruk tersebut memang membuat pelatih asal Belanda, Peter de Roo dipecat.

Eks Persis Solo, Jordy Tutuarima.
Eks Persis Solo, Jordy Tutuarima. (laman resmi Persis Solo)

Evaluasi besar-besaran dilakukan oleh manajemen dengan mengganti seluruh pemain asing, tak terkecuali pada putaran kedua.

Namun menurut pengakuan Jordy, hasil yang didapat Persis juga akibat masalah gaji yang terlambat dibayarkan.

"Hasil kami tidak bagus, tetapi hal ini juga disebabkan oleh kegilaan lain," kata Tutuarima.

"Kami tak dibayar berbulan-bulan, jadi Anda bisa memperkirakan hasilnya akan menurun.Xandro, Gervane dan saya punya sedikit tabungan, tetapi pemain lokal yang gajinya tak banyak, tak punya."

"Mereka punya seluruh keluarga yang harus dihidupi, 'Dan jika anak saya tak bisa makan, saya juga tak akan berusaha lebih untukmu', begitulah kira-kira.Tetapi yeah Indonesia pelan-pelan, kata mereka di sana: bawa santai saja," tambahnya.

Setelah tiga bulan menggangur, Jordy Tutuarima kini resmi bergabung dengan klub kasta ketiga Liga Belanda, GVVV Veenendal. Ia menandatangani kontrak hingga akhir musim 2026/2027.

Kepulanganya ke Belanda langsung disambut keluarga karena bisa kembali berkumpul bersama.

dilansir oleh Tribunnews.com  "Saya senang sekali bisa kembali bersama keluarga. Keadaan di sana sangat aneh. Pelatih baru datang pada bulan Januari, dan tiba-tiba semua pemain asing harus pergi (sembilan pemain dilepas)," ujar Jordy Tutuarima dalam wawancara dengan media Belanda, Gelderlander.

(TribunWow.com/Yonatan Krisna Halman Tri Santosa)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.