TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBURAYA - Bupati Kubu Raya, Sujiwo meresmikan area parkir di Taman Dirgantara Supadio, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Selasa 14 April 2026, pagi.
Menurutnya, penataan lahan parkir di kawasan tersebut, tak hanya sekadar pembenahan fasilitas publik saja, tapi juga membuka peluang investasi ekonomi baru baru.
Sujiwo juga menjelaskan, kolaborasi Pemerintah Kabupaten Kubu Raya bersama Lanud Supadio dalam menata area parkir di kawasan tersebut kini mulai menunjukkan dampak nyata.
“Bayangkan, halaman asrama prajurit TNI AU dipersilakan untuk kepentingan umum. Di situ pelaku UMKM diberi ruang berjualan, masyarakat bisa datang, ekonomi bergerak,” kata Sujiwo.
Ia juga mengatakan, pembangunan paving area parkir tersebut kemudian dihibahkan kepada Lanud Supadio karena lahan tersebut merupakan aset milik TNI Angkatan Udara.
Ia menilai pemanfaatan kawasan itu telah memberi efek domino bagi masyarakat sekitar, dengan hampir 100 pelaku UMKM telah menggantungkan usaha di area Taman Dirgantara.
Baca juga: 6 Peristiwa Terpopuler Kalbar! Remaja Putri di Kubu Raya Jadi Korban Pelecehan Ayah Kandung
“Artinya ini bukan hanya parkiran, tapi ruang ekonomi baru. Tempat masyarakat mencari rezeki,” ujarnya.
Di sisi lain, Komandan Lanud Supadio, Marsekal Pertama TNI Sidik Setiyono menjelaskan bahwa penataan parkir dilakukan untuk mengatasi persoalan kemacetan yang kerap terjadi saat kawasan yang ramai pengunjung.
“Dulu kalau ramai sering terjadi kemacetan karena parkir tidak tertata. Maka area kosong ini kita manfaatkan supaya kendaraan lebih rapi dan tidak mengganggu lalu lintas,” jelasnya.
Namun penataan tersebut justru berkembang melampaui fungsi awalnya. Berdasarkan data transaksi QRIS pedagang, perputaran uang di kawasan itu kini mencapai sekitar Rp300 juta per bulan.
“Dalam satu bulan transaksi UMKM di sini mencapai sekitar Rp300 juta. Ini bukti ruang publik yang tertata bisa mendorong ekonomi masyarakat,” ungkap Sidik.
Tak hanya itu, pemerintah daerah menegaskan pengelolaan parkir di kawasan tersebut harus tetap diawasi agar tidak muncul pungutan liar maupun tarif di luar ketentuan. (*)
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!