Hingga April 2026, Sudah 372 Hektare Lahan Terbakar di Kota Dumai, Medang Kampai Terluas
Muhammad Ridho April 16, 2026 06:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Pekerjaan tim satgas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kota Dumai menjadi sedikit lebih ringan setelah titik api dan panas di Dumai telah padam.

‎Kepala pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana daerah (BPBD) Dumai, Wahyu Wicaksono melalui Kabid Logistik dan Penanggulangan Joko Susilo mengungkapkan, Karhutla di Dumai saat ini nihil.

"Alhamdulillah titik api di kota Dumai tidak ada, namun Kami tetap waspada dan patroli ke daerah rawan Karhutla," katanya, kepada Tribunpekanbaru.com, Kamis (16/4/2026)

Joko mengatakan luasan lahan yang terbakar akibat peristiwa Karhutla selama 2026 atau hingga Kamis (16/4/2029) kurang lebih mencapai 372 hektare (Ha).

Dari total yang terbakar tersebut, kecamatan Medang Kampai menjadi yang terluas yaitu sekitar 196,5 Ha.

Sementara itu di Kelurahaan Mundam seluas 164 hektare, Teluk Makmur 27 Hektare dan Pelintung sebanyak 5 Ha.

Selanjutnya di Kecamatan Dumai Timur sekitar 126 hektare, Kecamatan Sungai Sembilan 18 Ha, Dumai Barat 11 Hektar serta Dumai Selatan 3,6 Hektare.

Joko mengatakan saat ini tim Satgas Karhutla Kota Dumai fokus Patroli Karhutla dan melakukan langkah langkah antisipasi terjadinya Karhutla.

Selain kondisi cuaca panas, lahan gambut serta angin kencang menyulitkan tim untuk melakukan pemadaman dan pendinginan.

Ia menghimbau kepada Camat dan Lurah se-Kota Dumai beserta seluruh jajarannya agar proaktif menjaga lingkungan dan melaporkan jika ada hotspot/titik api kepada Posko Siaga Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan BPBD Kota Dumai agar dilakukan tindakan cepat pencegahan dan pemadaman. 

"Penanganan Karhutla merupakan tugas kita semua, mulai dari masyarakat hingga kepala daerah, untuk itu Kerjasama yang baik akan meringankan penaganagan Karhutla di Dumai, mari bersama sama bergandengan tangan," pungkasnya.

( Tribunpekanbaru.com/donny kusuma putra )

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.