TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE – Rektor Universitas Nusa Nipa, Dr. Jonas K.G.D. Gobang atau bisa disapa Rektor Geri Gobang menyampaikan sambutan penuh makna dalam acara pelepasan 49 calon wisudawan Fakultas Ilmu-Ilmu Sosial Universitas Nusa Nipa, yang mengusung tema “Lead The Change, Master The Future: Strengthening Life Skills for Career Success”.
Dalam suasana yang hangat dan inspiratif, Rektor Geri membuka sambutannya dengan apresiasi terhadap rangkaian acara yang dinilai sarat makna, termasuk penampilan monolog yang menggugah.
“Saya sangat menghormati suasana malam ini. Dibuka dengan monolog yang inspiratif dan didukung dengan desain acara yang luar biasa dari awal hingga saat ini. Ini benar-benar mencerminkan semangat perubahan yang menginspirasi,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran pimpinan fakultas, mulai dari dekan, wakil rektor, kaprodi, dosen, hingga panitia mahasiswa yang telah menyukseskan kegiatan tersebut.
Baca juga: 31 Dosen Universitas Nusa Nipa Terima Hibah Penelitian dan PkM Kemdikbudristek 2026
Dalam kesempatan itu, Rektor Geri menyinggung proses akademik yang masih harus diselesaikan sebelum pelaksanaan wisuda, khususnya bagi sejumlah mahasiswa yang masih dalam tahap administrasi.
“Kami sementara berproses untuk memastikan seluruh persyaratan terpenuhi. Mudah-mudahan dalam waktu dekat kami dapat mengumumkan jadwal resmi wisuda,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia mengajak para calon wisudawan untuk memaknai pendidikan sebagai ruang inspirasi, bukan sekadar tempat memperoleh pengetahuan. Ia mengutip gagasan dari buku The Law of Attraction tentang kekuatan pikiran dan keberanian untuk melepaskan.
“Mencintai itu adalah berani melepaskan. Ketika kami mencintai kalian sebagai mahasiswa, maka kami juga harus siap melepaskan kalian untuk menempuh jalan masing-masing,” ungkapnya.
Menurutnya, peran kampus dan dosen adalah membimbing serta membuka cara berpikir mahasiswa, namun keberhasilan sejati ditentukan oleh usaha individu itu sendiri.
“Dosen hanya menunjukkan jalan. Kalianlah yang harus berjalan. Pendidikan adalah kesempatan untuk mendapatkan inspirasi dalam mengarahkan ‘kapal’ kehidupan kalian,” katanya.
Rektor juga menekankan pentingnya kebebasan berpikir sebagai kompetensi utama dalam menghadapi dunia kerja. Ia menegaskan bahwa ilmu yang diperoleh di bangku kuliah merupakan alat untuk membentuk pola pikir yang matang dan adaptif.
Mengutip pemikiran Socrates, ia menjelaskan bahwa setiap manusia memiliki potensi yang perlu digali dan dikembangkan.
“Setiap orang memiliki kemampuan dalam dirinya. Tugas dosen adalah membantu melahirkan potensi tersebut. Karena itu, percayalah pada diri sendiri. Ketika kalian ‘dilempar’ ke dunia luar, kalian mampu mencapai tujuan dengan kemampuan yang kalian miliki,” tuturnya.
Menutup sambutannya, Rektor mengajak para calon wisudawan untuk berani melangkah dan menjadi pribadi yang siap menghadapi tantangan masa depan.
“Selamat menjadi apa pun yang kalian cita-citakan. Masa depan ada di tangan kalian sendiri,” pungkasnya.