Dokuman yang diduga berisi kerja sama militer antara Rusia dan Iran beredar luas.
Dokumen yang beredar menunjukkan aliran senjata dari Rusia ke Iran.
Pengiriman ini direncanakan berlangsung hingga tahun 2027.
Rusia disebut akan memasok jet tempur canggih Su-35 yang dilengkapi sistem persenjataan modern.
Kehadiran Su-35 memperkuat kekuatan udara Iran sekaligus meningkatkan daya jangkauan militernya.
Dokumen itu menyebut tujuan utama yaitu menghancurkan pesawat musuh.
Yang menarik, kerja sama ini bersifat jangka panjang, bukan sekadar respons konflik saat ini.
Selain jet tempur, Iran juga disebut mendapat rudal canggih di antaranya Kh-38 dan K-77.
Rudal ini bisa digunakan untuk berbagai jenis serangan mulai dari udara hingga sasaran darat dan laut.
Su-35 sendiri mampu melacak banyak target sekaligus, menjadikannya salah satu jet tempur unggulan dunia.
Dengan teknologi ini, kekuatan militer Iran meningkat signifikan dan keseimbangan kekuatan di Timur Tengah bisa berubah.
Lebih jauh, dokumen tersebut mengungkap rantai produksi industri militer Rusia yang terlibat secara sistematis.
Dari bahan peledak hingga komponen elektronik, seluruh ekosistem industri pertahanan dikerahkan.
(*)
# Dokumen # Rusia # Senjata # Iran # Rudal # Timur Tengah #