Warga Toraja Mulai Lirik Toyota Veloz Hybrid, Andalkan Irit BBM dan Performa Tanjakan
Imam Wahyudi April 23, 2026 11:47 PM

TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Kehadiran mobil hybrid di wilayah Tana Toraja dan Toraja Utara, Sulsel, mulai menarik perhatian masyarakat. 

Salah satu yang diperkenalkan adalah Toyota Veloz Hybrid yang dipasarkan oleh Kalla Toyota Cabang Toraja.

Promosi dilakukan melalui berbagai kegiatan, mulai dari test drive hingga pameran di ruang publik.

Strategi ini dinilai efektif untuk memperkenalkan performa kendaraan, khususnya dalam menghadapi karakteristik jalan di Toraja yang didominasi tanjakan dan tikungan.

Kepala Cabang Kalla Toyota Toraja, Suharman, mengatakan uji coba langsung menjadi kunci untuk mengubah persepsi masyarakat terhadap mobil hybrid.

“Selama ini masih ada asumsi tentang mobil hybrid. Karena itu kami siapkan test drive agar masyarakat bisa merasakan langsung performanya,” ujarnya, Kamis (23/4/2026).

Ia mengungkapkan, sejak peluncuran hingga saat ini sudah ada sejumlah konsumen yang melakukan pemesanan unit.

“Sudah ada sekitar tiga unit yang dipesan,” ungkapnya.

Dari sisi efisiensi, Veloz Hybrid diklaim memiliki konsumsi bahan bakar yang hemat, mencapai sekitar 28–29 kilometer per liter dalam kondisi tertentu.

Teknologi hybrid memungkinkan kendaraan menggunakan tenaga listrik pada kecepatan rendah, sebelum beralih ke mesin berbahan bakar pada kecepatan lebih tinggi.

Selain efisiensi, kendaraan ini juga dilengkapi fitur keselamatan Toyota Safety Sense serta peningkatan pada sistem audio dan kenyamanan berkendara.

Target pasar yang dibidik adalah segmen menengah hingga menengah atas, termasuk pengguna mobil lama seperti Toyota Avanza dan Toyota Rush yang ingin melakukan tukar tambah.

Untuk memperluas jangkauan pasar, promosi dilakukan secara aktif dengan menyasar pusat keramaian, seperti pasar tradisional, kegiatan Car Free Day, hingga instansi pemerintahan dan kampus, termasuk Universitas Kristen Indonesia Toraja.

Meski demikian, tantangan utama dalam pemasaran masih berasal dari persepsi masyarakat, terutama terkait penggunaan penggerak roda depan pada kendaraan ini.

Karena itu, uji coba langsung menjadi pendekatan utama untuk membuktikan kemampuan kendaraan di medan khas Toraja.

“Melalui test drive, kami ingin menunjukkan bahwa Veloz tetap mampu melibas tanjakan meski menggunakan penggerak roda depan,” jelasnya.

Untuk ketersediaan unit, saat ini tipe tertinggi relatif siap dengan waktu tunggu lebih singkat.

Sementara varian hybrid tipe terendah masih memerlukan waktu inden sekitar satu hingga dua bulan.

Dengan berbagai keunggulan yang ditawarkan, Veloz Hybrid diharapkan menjadi alternatif baru bagi masyarakat Toraja yang menginginkan kendaraan hemat bahan bakar, nyaman, dan sesuai dengan kondisi medan daerah.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.