Tata Pedagang Buah, Pemkab Muara Enim Siapkan Sentra Terpadu di Eks Lahan YPL
tarso romli April 23, 2026 11:48 PM

 

SRIPOKU.COM, MUARA ENIM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim tengah menyiapkan sentra pasar buah terpadu sebagai langkah penataan Pedagang Kaki Lima (PKL). Lokasi yang dipilih adalah eks lahan sekolah YPL yang dinilai strategis untuk memusatkan aktivitas perdagangan buah di Bumi Serasan Sekundang.

Bupati Muara Enim, Edison, menjelaskan bahwa rencana ini merupakan tindak lanjut dari aspirasi para pedagang yang disampaikan melalui media sosial. 

Pemerintah daerah merespons hal tersebut dengan meninjau langsung lokasi guna memastikan kelayakannya sebagai pusat perdagangan.

"Ada usulan dari pedagang buah kepada saya melalui media sosial. Setelah kami cek, lokasi eks YPL ini memungkinkan untuk dijadikan sentra pasar buah terpadu sementara," ujar Edison saat meninjau lokasi, Kamis (23/4/2026).

Edison menambahkan, selama ini para pedagang buah yang berjualan di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman kerap menggunakan bahu jalan.

Kondisi tersebut selain menciptakan kesan kumuh, juga sering memicu kemacetan arus lalu lintas di dalam kota.

"Pedagang di Jalan Sudirman akan kami tertibkan dan kumpulkan di satu tempat. Jadi nantinya ada kawasan khusus untuk berjualan buah. Selain menciptakan ketertiban dan keindahan kota, pusat pasar buah ini diharapkan meningkatkan kenyamanan bagi masyarakat," jelasnya.

Konsep yang diusung adalah kawasan tematik. Dengan sistem terpusat, masyarakat akan lebih mudah mencari berbagai jenis buah-buahan tanpa harus berpindah-pindah lokasi.

Melalui rencana ini, Pemkab Muara Enim berharap penataan PKL berjalan optimal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dengan menyediakan tempat usaha yang lebih representatif.

Baca juga: Breaking News : Tiga Tahanan di OKU Dikabarkan Kabur Usai Sidang, Sempat Bergelut dengan Petugas

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.