BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Bekerja sama dengan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) rencana pendirian Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) terus dimatangkan Pemkab Tabalong.
Kampus PSDKU ini direncanakan akan memanfaatkan bangunan bekas Rumah Sakit (RS) Usman Dundrung di Jalan Jaksa Agung Soeprapto, Tanjung, Kabupaten Tabalong, Kalsel.
Menindaklanjuti rencana ini, Bupati Tabalong HM Noor Rifani melakukan ekspose perencanaan teknis rehabilitasi eks RS Usman Dundrung yang akan difungsikan sebagai lokasi kampus, Kamis (23/4/2026) di kantor Rektorat ULM.
Dalam ekspose ini, sejumlah aspek krusial turut dibahas, mulai dari persyaratan pendirian, kesiapan sarana dan prasarana, hingga kelengkapan administrasi.
Pemkab Tabalong bersama tim PSDKU ULM berkomitmen segera menindaklanjuti seluruh persyaratan tersebut.
Bupati Tabalong, HM Noor Rifani, menyampaikan, pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk memperdalam kesiapan pendirian PSDKU, khususnya Fakultas Teknik di Kabupaten Tabalong.
“Alhamdulillah hari ini kami diterima langsung oleh para wakil rektor, Dekan Fakultas Teknik, serta tim PSDKU ULM. Pertemuan ini untuk menajamkan pembahasan terkait pendirian PSDKU sekaligus penandatanganan perjanjian kerja sama,” ujarnya.
H Fani optimistis, jika seluruh tahapan berjalan lancar, maka pada tahun 2027 mendatang PSDKU Fakultas Teknik sudah dapat menerima mahasiswa baru, khususnya untuk program studi Teknik Sipil.
“Target kami sebelum penutupan penerimaan mahasiswa, sudah bisa dibuka di Tabalong,” katanya.
Untuk lokasi, lanjut H Fani, Pemkab Tabalong telah menyiapkan bangunan eks RS Usman Dundrung yang dinilai representatif.
Gedung tersebut akan direvitalisasi untuk memenuhi kebutuhan akademik, seperti ruang kelas, ruang dosen, hingga aula perkuliahan.
Pemanfaatan gedung eks RS Usman Dundrung ini dilakukan seiring akan beroperasinya rumah sakit baru di Kecamatan Kelua.
“Ini bagian dari upaya kami meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dengan menghadirkan akses pendidikan tinggi di daerah,” jelas Bupati.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Umum ULM, Arief Rahmad Maulana Akbar, mengungkapkan, rencana pendirian PSDKU Tabalong telah dikomunikasikan dengan Direktorat Kelembagaan Kementerian Pendidikan Tinggi.
Awalnya, usulan hanya mencakup satu program studi, yakni Teknik Sipil. Namun, hasil diskusi berkembang dengan adanya tambahan rencana program studi Teknik Lingkungan dan Teknik Mesin.
“Kami berharap Tabalong ke depan bisa menjadi sentra pengembangan Fakultas Teknik ULM di wilayah utara Kalimantan Selatan,” ujarnya.
ULM menargetkan pengajuan (submit) pendirian PSDKU dapat dilakukan pada tahun 2026, dengan proses visitasi oleh kementerian direncanakan pada awal 2027.
Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, izin operasional diharapkan terbit sebelum periode penerimaan mahasiswa baru pada pertengahan 2027.
Dengan langkah ini, sinergi antara Pemerintah Kabupaten Tabalong dan ULM diharapkan mampu membuka akses pendidikan tinggi yang lebih luas serta mendorong peningkatan kualitas SDM lokal, terutama di bidang teknik yang sangat dibutuhkan dalam pembangunan daerah. (AOL)