Batalkan Utusan AS Ke Pakistan, Trump Kini Minta Iran ke Washington atau Telepon untuk Jalur Damai
Ramadhan Aji Prakoso April 27, 2026 04:42 PM

- Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, memberikan kesempatan kepada Iran untuk melanjutkan negosiasi perdamaian dengan Washington.

Trump menyebut Iran dapat menghubungi langsung melalui telepon atau datang ke Washington untuk melakukan perundingan damai.

Tawaran tersebut disampaikan kepada Teheran setelah sebelumnya ia membatalkan perjalanan utusannya ke Pakistan pada Sabtu (25/4).

Dilansir dari The Independent yang mengutip Fox News, Trump membuka peluang komunikasi langsung dengan Iran terkait perdamaian.

Pernyataan itu disampaikan dalam wawancara program The Sunday Briefing di Fox News, Minggu (26/4/2026).

Seolah memberikan sinyal keamanan dalam negosiasi, Trump menjamin AS memiliki saluran telepon yang bagus dan aman untuk Iran.

“Jika mereka ingin berbicara, mereka bisa datang kepada kami, atau mereka bisa menelepon kami. Anda tahu, ada telepon. Kami memiliki saluran telepon yang bagus dan aman,” kata Trump.

Dalam kesempatan itu, Trump juga menjelaskan alasan pembatalan kunjungan utusan AS ke Pakistan.

Ia menyebut Steve Witkoff dan Jared Kushner tidak melakukan perjalanan karena faktor jarak dan pertimbangan logistik.

Trump mengatakan delegasi tidak akan melakukan perjalanan sejauh itu “tanpa rencana yang jelas”.

Sebelumnya, kunjungan yang telah dijadwalkan pada Sabtu (25/4) itu akhirnya dibatalkan.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dilaporkan meninggalkan Islamabad setelah melakukan pertemuan dengan pejabat Pakistan.

Ia sebelumnya membahas perkembangan terbaru terkait gencatan senjata serta pandangan Teheran dalam pertemuan tersebut.

Delegasi Iran kemudian meninggalkan Pakistan tak lama setelah pertemuan dengan para mediator.

Hingga kini, proses negosiasi AS–Iran masih belum menghasilkan kesepakatan final.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.