Sosok Jumhur Hidayat Bernazar Konvoi Motor seusai Dilantik Jadi Menteri LH, Dulu Menjabat di Era SBY
Ani Susanti April 27, 2026 06:14 PM

TRIBUNJATIM.COM - Inilah sosok aktivis buruh, Jumhur Hidayat yang dilantik sebagai Menteri Lingkungan Hidup dan Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup.

Jumhur Hidayat menjadi satu di antara orang yang dilantik Presiden Prabowo Subianto dalam reshuffle Kabinet Merah Putih terbaru, Senin (27/4/2026).

Ia menggantikan Menteri Lingkungan Hidup sebelumnya, Hanif Faisol yang dirotasi menjadi Wakil Menteri Koordinator bidang Pangan.

Sebelum pelantikan, Jumhur terlihat diantar oleh aktivis Rocky Gerung dan Syahganda Nainggolan.

Lantas seperti apa sosok Jumhur Hidayat?

Baca juga: Daftar 6 Pejabat Kena Reshuffle Kabinet Prabowo, Dudung Abdurachman Jadi Kepala Staf Kepresidenan

Dilansir dari Kompas.com, Jumhur dikenal sebagai aktivis sosial.

Pria kelahiran Bandung, 18 Februari 1968 ini sudah menjadi aktivis sejak masih berstatus mahasiswa di Institut Teknologi Bandung (ITB).

Jumhur pernah dipenjara karena terlibat dalam aksi mahasiswa yang menolak kedatangan Menteri Dalam Negeri Rudini pada 1989.

Selain menjadi aktivis, dia pun pernah meniti karier politik lewat Partai Daulat Rakyat yang mengikuti Pemilu 1999.

Di partai tersebut, dia menjabat sebagai Sekretaris Jenderal.

Jumhur masih menempati jabatan yang sama saat Partai Daulat Rakyat bergabung bersama tujuh partai politik lain untuk membentuk Partai Sarikat Indonesia pada 2002.

Dia juga pernah didapuk menjadi Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI (BNP2TKI) pada 2007.

Jumhur menjabat selama tujuh tahun, hingga pada 2014 Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memberhentikan dirinya melalui Surat Keputusan pemberhentian yang ditandatangani SBY pada 11 Maret 2014.

Bernazar Konvoi Motor

Meski akan segera menjabat sebagai pejabat negara, Jumhur memastikan dirinya tetap akan turun ke jalan bersama massa buruh pada peringatan May Day, 1 Mei mendatang. 

Ia menegaskan komitmennya untuk tetap mengawal isu kesejahteraan pekerja dari dalam pemerintahan.

 "Saya rencana saya sendiri rencana, kan itu hari libur ya, ya hari libur, kalaupun saya benar dilantik ini, hari libur saya akan naik motor memimpin yang dari Jakarta ya, sekitar 40.000 naik motor," ujar Jumhur saat ditemui di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (27/4/2026), melansir dari Tribunnews.

Aksi tersebut direncanakan akan berpusat di kawasan Monas, Jakarta Pusat.

Jumhur menyebutkan bahwa massa dari Jakarta akan bergabung dengan rombongan buruh lainnya dari wilayah Jabodetabek.

"Ya akan ke Monas sama-sama bergabung dengan teman-teman dari Jabodetabek yang naik bus," tambahnya.

Baca juga: Profil dan Jejak Karier Muhammad Qodari, Kepala Staf Presiden yang Kena Reshuffle Kabinet Prabowo

Jumhur juga menyebutkan bahwa peringatan hari buruh tahun ini direncanakan akan dihadiri langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

Terkait tugas barunya sebagai Menteri Lingkungan Hidup, Jumhur menyatakan telah menyiapkan sejumlah prioritas kerja.

Salah satu masalah mendesak yang menjadi sorotannya adalah pengelolaan sampah dan komitmen internasional.

"Yang paling di depan mata ya soal ya sampah apa semua ya. Terus kita harus keep up juga dengan isu-isu atau kesepakatan internasional secara bertahap kita harus penuhi, kira-kira gitulah," jelasnya.

Selain isu lingkungan, penunjukan Jumhur juga membawa misi besar bagi perlindungan tenaga kerja.

Ia mengungkapkan adanya rencana pembentukan Satuan Tugas (Satgas) mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) melalui Keputusan Presiden.

"Insya Allah itu juga rencananya Bapak Presiden akan membuat Keppres tentang Satgas mitigasi PHK lah gitu ya. Jadi gimana caranya intervensi apa yang bisa dilakukan oleh semua terutama oleh pemerintah dalam rangka memitigasi PHK," tutur Jumhur.

Baca juga: Daftar Reshuffle Kabinet yang Pernah Dilakukan Presiden Prabowo Hingga Kini

Jumhur berharap kehadirannya di kabinet dapat menjadi jembatan yang kuat bagi aspirasi kaum buruh.

Ia meyakini dukungan dari rekan-rekan aktivis akan terus mengalir selama dirinya bekerja untuk kepentingan rakyat.

"Mudah-mudahan lulus gitu. Jadi ini bisa mewakili gerakan atau teman-teman dari buruh. Saya buruh kan tidak hanya urusan teknis buruh aja tapi di beberapa hal buruh harus bisa banyak hal juga," pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.