Sosok Salahuddin Al Ayyubi, Pelajar SMPN 1 Ungaran yang Jadi Jemaah Haji Termuda 2026
raka f pujangga April 27, 2026 05:56 PM

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Perasaan senang bercampur haru dirasakan Salahuddin Al Ayyubi Pawirodiharjo, jemaah haji termuda di Kabupaten Semarang pada 2026. 

Di usianya yang baru 14 tahun, pelajar SMP Negeri 1 Ungaran itu bersiap menunaikan ibadah haji ke tanah suci bersama sang ibu.

Baca juga: Pengumpulan Koper Calon Jemaah Haji Asal Blora Mulai 4 Mei 2026, Jemaah Diminta Patuhi Ketentuan

Salahuddin mengaku, tidak pernah menyangka bisa berangkat haji di usia yang sangat muda. Meski demikian, ia berusaha mempersiapkan diri dengan penuh percaya diri.

"Perasaannya senang, tapi juga deg-degan," ucapnya. 

Saat ini, Salahuddin masih duduk di bangku kelas 7 SMPN 1 Ungaran. Keberangkatannya ke tanah suci membuatnya harus izin tidak mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah. Ia mengaku, sudah mengajukan izin kepada pihak sekolah.

Sekolah dan teman-temannya pun memberikan dukungan penuh.

"Sudah izin ke sekolah. Teman-teman juga senang, excited, dan mendukung," tuturnya. 

Salahuddin mengajukan izin tidak mengikuti kegiatan sekolah sekira dua bulan. Ia akan kembali ke sekolah saat penerimaan rapor. 

Karena tidak mengikuti proses pembelajaran hingga penilaian akhir semester selama ibadah haji, ia mendapat tugas sekolah sebagai pengganti. Tugas pun sudah ia kerjakan lebih dulu sebelum berangkat.

"Tidak ikut tes, jadi diganti tugas sekolah. Tugasnya banyak. Sudah saya kerjakan dulu," tuturnya.

Ia pun percaya diri menjalani ibadah haji meski masih di usia muda. Ia telah mengikuti sejumlah proses persiapan, termasuk mengikuti manasik haji di tengah kesibukannya sebagai pelajar. 

Sang ibu, Jazilatul Ulya mengungkapkan,  rencana berangkat haji sebenarnya sudah disiapkan sejak lama. Dirinya mendaftar haji sejak 2012. Awalnya, ia berencana berangkat bersama sang suami. Namun, takdir berkata lain. Suaminya meninggal dunia pada 2025 lalu. 

"Rencananya, saya dengan suami yang berangkat tapi suami meninggal tahun kemarin. Dia menggantikan ayahnya," terangnya. 

Baca juga: Demi Keselamatan Jemaah Haji, Sopir Bus di Batang Jalani Tes Kesehatan Sebelum Berangkat

Kabar kepastian keberangkatan haji untuk putranya tersebut diterima pada November 2025 setelah adanya aturan baru dari pemerintah yang memperbolehkan usia 13 tahun berangkat haji.

Perempuan yang sehari-hari bekerja sebagai tenaga kependidikan di Universitas Negeri Semarang (Unnes) itu berharap perjalanan ibadah haji bersama putra semata wayangnya dapat berjalan lancar.

"Sebenarnya dulu kami sempat mundur karena Salahuddin belum 17 tahun. Tapi, setelah ada aturan baru bahwa usia 13 tahun sudah bisa berangkat, alhamdulillah atas izin Allah, tahun ini bisa berangkat," ungkapnya. (eyf)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.