Pemprov Lampung Didesak Realisasikan Pengganti GOR Saburai 
soni yuntavia April 28, 2026 08:19 PM

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lampung mendesak Pemerintah Provinsi Lampung untuk segera merealisasikan pembangunan fasilitas olahraga pengganti Gedung Olahraga (GOR) Saburai.

Pasalnya, hingga saat ini, pembangunan gedung baru yang dijanjikan belum menunjukkan progres signifikan, sementara GOR Saburai yang lama telah beralih fungsi menjadi lokasi pembangunan Masjid Raya Al-Bakrie.

Wakil Ketua Umum II KONI Lampung, Riagus Ria, menegaskan, kebutuhan akan fasilitas latihan sudah dalam tahap mendesak.

Hal ini seiring dengan padatnya agenda olahraga nasional yang akan dihadapi Provinsi Lampung dalam waktu dekat maupun jangka panjang, termasuk sebagai Tuan Rumah PON 2032 bersama Banten.

"Harapan kami jelas, pembangunan GOR baru harus segera direalisasikan. Saat ini atlet kita kekurangan tempat latihan yang representatif," ujar Riagus saat memberikan keterangan, Senin (27/4/2026).

Riagus menyoroti kondisi di lapangan yang dinilai jalan di tempat. 

Meski seremoni pemasangan tiang pancang sudah dilakukan, namun belum ada kelanjutan pembangunan fisik yang berarti.

Kondisi ini dikhawatirkan bakal menghambat persiapan para atlet lantaran Lampung harus bersiap menghadapi event besar.

 Di mana, sejumlah even olahraga yang akan dihadapi seperti Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) dan Pekan Olahraga Nasional (Pornas) tahun depan, hingga target besar di PON 2028 dan PON 2032.

"Kami menagih janji agar gedung olahraga pengganti segera dibangun. Ini penting untuk kepentingan pembinaan dan latihan atlet Lampung," tegasnya.

Urgensi pembangunan infrastruktur ini semakin menguat mengingat Lampung telah ditetapkan sebagai tuan rumah bersama Provinsi Banten pada perhelatan PON XXXII tahun 2032 mendatang.

Sebagai tuan rumah, Lampung memikul tanggung jawab besar untuk menyediakan sarana pertandingan (venue) yang sesuai standar nasional.

"Dari 56 cabor wajib, sudah kita bagi dengan Banten. Kita dahulukan cabor-cabor yang bertanding di Lampung sebagai skala prioritas. Bukan berarti mengabaikan yang lain, tapi yang bertanding di Banten pengerjaannya menyusul," jelas Riagus

KONI Lampung memahami pembangunan infrastruktur memerlukan anggaran yang tidak sedikit.

Oleh karena itu, pihaknya mendorong pemerintah daerah untuk mengambil langkah konkret, termasuk menjajaki peluang kerja sama dengan pihak ketiga guna mempercepat proses pembangunan.

Tanpa dukungan fasilitas yang memadai, lanjut Riagus, performa atlet Lampung dikhawatirkan akan terdampak saat bertanding di level nasional, terlebih membawa nama baik daerah sebagai tuan rumah di masa depan.


( Tribunlampung.co.id / Hurri Agusto )

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.