Laporan Muhammad Azzam
TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG- Bupati Karawang, Aep Syaepuloh mulai memprioritaskan pembangunan underpass di perlintasan Kereta Api (KA) di Jalan Tuparev dan Kosambi.
Langkah ini diambil sebagai tindakan untuk mengatasi kepadatan kendaraan dan juga mencegah kecelakaan.
"Kita itu ada 6 perlintasan, itu ada di Tanjung Pura, Tuparev, Johar, Kosambi, Pancawati sama Cikampek. Tapi dua ini jadi prioritas dulu, Tuparev sama Kosambi," kata Aep saat diwawancara di kantornya pada Kamis (30/4/2026).
Aep juga telah memerintahkan Dinas Perhubungan untuk mendata perlintasan kereta api sebidang yang belum memasang palang pintu otomatis hingga perlintasan ilegal yang biasa untuk motor.
"Kita akan data, mana yang sudah pakai palang otomatis resmi atau hanya pakai bambu saja. Termasuk perlintasan kecil ilegal Aep akan data, mana-mana saja yang membahayakan," beber dia.
Baca juga: Pasca Kecelakaan Kereta, Penumpang KRL Minta Perlintasan Liar Ditutup Permanen
Baca juga: Pasca Kecelakaan Kereta, Penumpang KRL Minta Perlintasan Liar Ditutup Permanen
Aep menambahkan, pihaknya telah berupaya menata perlintasan kereta api. Seperti di daerah Warungbambu atau Gorowong yang telah dibangun underpass, awalnya perlintasan hanya pakai palang bambu yang dijaga swadaya warga.
Kemudian juga perlintasan di Pancawati, awalnya hanya menggunakan bambu. Saat ini sudah menggunakan palang pintu otomatis yang dibangun oleh APBD dan dijaga petugas Dinas Perhubungan.
"Kami terus berupaya agar meningkatkan keselamatan khususnya di jalur perlintasan kereta api," kata Aep. (MAZ)