Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Terjang Jakpus, BPBD Ingatkan Waspada Cuaca Ekstrem
Feryanto Hadi May 04, 2026 06:35 PM

 

Laporan wartawan wartakotalive.com, Yolanda Putri Dewanti

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Hujan deras yang disertai angin kencang melanda kawasan Gambir, Jakarta Pusat, pada Senin (4/5/2026) sore.

Kondisi cuaca yang berubah drastis ini membuat aktivitas warga di sekitar lokasi sempat terganggu, terutama bagi mereka yang tengah dalam perjalanan pulang kerja.

Berdasarkan pantauan di lapangan sekitar pukul 16.35 WIB, hujan mulai turun dengan intensitas sedang dan dalam waktu singkat berubah menjadi lebat.

Tiupan angin yang cukup kencang turut membuat sejumlah warga kesulitan menggunakan payung karena hampir terbalik diterpa angin.

Di sepanjang Jalan Merdeka Selatan, tampak banyak pejalan kaki dan pengendara sepeda motor memilih menepi untuk berteduh.

Beberapa di antaranya berlindung di halte, bawah jembatan penyeberangan orang (JPO), hingga emperan gedung perkantoran.

Baca juga: Prakiraan BMKG Cuaca Jakarta Hari ini, 4 Mei 2026 Berpotensi Hujan Ringan

Sejumlah pengendara mengurangi kecepatan kendaraan demi menjaga keselamatan akibat jarak pandang yang terbatas serta jalanan yang licin.

Salah satu warga, Agoy (30), mengaku sempat kesulitan melanjutkan perjalanan karena angin yang cukup kuat.

“Payung saya sampai hampir patah, anginnya kencang banget. Akhirnya saya memilih berteduh dulu,” ujarnya di lokasi.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta sebelumnya telah mengingatkan masyarakat terkait potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi dalam beberapa hari terakhir, yakni sejak 29 April hingga awal Mei 2026.

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, menjelaskan bahwa peringatan tersebut mengacu pada prakiraan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Ia menyebutkan bahwa seluruh wilayah Jakarta, termasuk Kepulauan Seribu, berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang.

Menurut Isnawa, kondisi ini berisiko menimbulkan dampak hidrometeorologi seperti banjir, genangan, hingga pohon tumbang.

Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi perubahan cuaca yang tidak menentu.

“Kewaspadaan dan kesiapsiagaan menjadi kunci utama dalam meminimalkan risiko bencana, khususnya banjir dan genangan,” ujar Isnawa dalam keterangannya, Kamis (30/4/2026).

BPBD DKI Jakarta juga mengimbau warga untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca dan kondisi lingkungan melalui kanal resmi yang tersedia.

Masyarakat dapat mengakses informasi tinggi muka air maupun potensi banjir melalui situs resmi BPBD.

Selain itu, warga disarankan menyiapkan perlengkapan darurat seperti payung, jas hujan, serta tas siaga bencana yang berisi kebutuhan penting apabila sewaktu-waktu terjadi kondisi darurat.

Dalam situasi darurat, masyarakat dapat segera menghubungi layanan Jakarta Siaga 112 yang beroperasi selama 24 jam secara gratis.

Layanan ini disediakan untuk memastikan respons cepat terhadap berbagai kejadian darurat di wilayah DKI Jakarta.

BPBD juga memastikan bahwa koordinasi lintas instansi terus diperkuat guna mengantisipasi dampak yang ditimbulkan oleh cuaca ekstrem, sehingga penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat di lapangan.(m27)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.