SRIPOKU.COM - Kabar duka, ayah Bunga Zainal, Sapuri bin Husein meninggal dunia, Selasa (5/5/2026).
Sapuri menghembuskan nafas terakhir sekitar pukul 13.30 WIB di rumah sakit.
Ia dikabarkan meninggal karena penyakit yang sudah lama dideritanya.
Kabar duka ini beriringan dengan hubungan Bunga Zainal dengan keluarganya yang sempat memanas.
Setelahnya, jenazah Sapuri disemayamkan di rumah duka di kawasan Palmerah, Jakarta Barat.
Kabar duka tersebut dibenarkan oleh seorang kerabat Bunga Zainal, Ernovanto.
"Saya dapat kabar Ayah Bunga dan Vicky Zainal meninggal di rumah sakit," kata Ernovato di rumah duka, di kawasan Palmerah, Jakarta Barat, dikutip dari Tribunnews.com, Selasa (5/5/2026).
Baca juga: Ahmad Dhani tak Tahan Lagi, Talak Maia Estianty Lewat SMS, Emosi Dengar Percakapan Orang Ketiga
"Saya gak tahu meninggalnya kenapa, biar keluarga yang menjelaskan," ucapnya.
Namun keluarga tidak mengizinkan awak media mengambil gambar dari dekat rumah duka, karena keluarga Bunga dan Vicky Zainal sedang terpukul.
"Mohon doanya aja dan jaga privasi keluarga yang sedang berduka," ungkapnya.
Bunga Zainal Bertemu Keluarga di Depan Jenazah Sang Ayah
Dikabarkan jika Bunga Zainal bersama sang saudara-saudaranya ada di dalam rumah duka.
"Yang jelas Bunga ada di dalam rumah dan bersedih, termasuk Vicky. Suasana adem ada teman-teman mereka," sambungnya.
Diketahui, sebelum Sapuri meninggal, Bunga Zainal dan Vicky Zainal tengah berseteru. Bahkan mereka saling sindir di media sosial.
Namun Ernovanto enggan membahas terkait hal tersebut.
"Ya hargai aja keluarga sedang berduka," tegasnya.
Rencananya Ayah dari Bunga dan Vicky Zainal akan dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Rabu (6/5/2026).
"Pemakamannya insya allah Jam 10 pagi," ujar Ernovanto.
Kondisi Kesehatan sang Ayah hingga Konflik Keluarga Bunga Zainal
Sebelumnya, nama Bunga Zainal mendadak jadi sorotan publik setelah momen emosionalnya tersebar di media sosial.
Ia kepergok menangis saat sedang melakukan live streaming jualan di akun TikTok pribadinya.
Situasi itu dipicu oleh komentar sejumlah netizen yang menyinggung hubungan pribadinya dengan keluarga, termasuk kondisi kesehatan sang ayah yang saat ini tengah menjalani perawatan.
Perbincangan soal konflik keluarga ini memang bukan hal baru.
Hubungan Bunga dengan keluarga besarnya, termasuk sang ibu Evi Zainal, disebut tengah tidak harmonis.
Ketegangan itu bahkan sudah berlangsung sejak keputusan Bunga menikah dengan Sukhdev Singh yang sempat tidak direstui.
Di sisi lain, kakak-kakaknya seperti Vicky Zainal dan Wulan Zainal kerap melontarkan sindiran di media sosial, mulai dari tudingan pelit hingga disebut tak peduli pada orang tua.
Tekanan dari komentar netizen itulah yang akhirnya memicu reaksi emosional Bunga.
Ia pun tidak tinggal diam dan memberikan klarifikasi secara langsung saat live berlangsung.
Bunga mengungkapkan bahwa dirinya merasa terus disudutkan oleh publik.
“Semua orang mojokin gue seolah-olah gue yang salah, nggak papa biarin emang gue penjahatnya nggak papa,” ujar Bunga Zainal dengan terisak, dikutip Tribunnews, Senin (20/4/2026).
Ia juga menegaskan bahwa dirinya sudah terbiasa dianggap negatif oleh warganet.
“Gue emang penjahatnya di mata netizen,” lanjutnya.
Lebih lanjut, Bunga menjelaskan bahwa air matanya bukan karena pernyataan keluarga, melainkan karena kondisi sang ayah yang ikut diseret ke ranah publik.
“Gue nggak akan pernah nangisin kakak-kakak gu, adik gue, yang gua tangisin adalah kalian bawa-bawa bapak gue yang harusnya nggak perlu dijadiin konsumsi publik.”
Ia kembali menegaskan bahwa dirinya tidak menangisi konflik dengan saudara.
“Gua nggak nangisin kakak gua adik gua dengan statement2 mereka enggak, gua nangisin, ayah gue yang dibawa-bawa,” ucapnya, menahan emosi.
Terkait berbagai tudingan yang dialamatkan padanya, Bunga memilih untuk tidak ambil pusing.
“Kalau dibilangin pelit, biarin aja suka-suka dia gua dibilang pelit.”
Ia pun menanggapi tuduhan soal ketidakpeduliannya terhadap orang tua.
“Dibilangin nggak ngurusin (ortu) biarin aja, emang gue penjahatnya,” ujarnya.
Namun, Bunga memberi garis tegas agar kondisi ayahnya tidak dijadikan bahan perbincangan publik.
“Tapi jangan pernah kasihanin bapak gue, bapak gua nggak perlu dikasihani, bapak gue bukan untuk konsumsi publik,” tegasnya.
Di tengah konflik tersebut, Bunga mengaku sebenarnya ingin membela diri, tetapi memilih menahan diri karena berhadapan dengan orang tua.
“Hati kecil gue pengen banget ngebantah omongan ibu dan kakak kakak gue, tapi yang gua lawan orang tua gua, nanti gue salah lagi, gue dibilang maki-maki orang tua.”
Ia juga membantah tudingan pernah berkata kasar kepada orang tuanya.
“Gua nggak pernah maki-maki ibu gua, maki-maki bapak gua, nggak pernah, kalau emang pernah buktiin aja,” katanya.
Bunga kemudian membeberkan perannya dalam merawat sang ayah.
“Nggak usah kasih saran aku untuk minta ketemu bapak, aku tuh udah ngurusin bapak aku loh, bukan enggak, aku loh yang bawa bapak aku ke Kuala Lumpur yang cari dokternya itu aku.”
Ia menambahkan bahwa dirinya selama ini memilih diam soal hal tersebut.
“Yang bawa pertama kali bapakku ke rumah sakit itu aku untuk tes scan, ada aku ngomong2? nggak ada, aku diem aja,” lanjutnya.
Di akhir pernyataannya, Bunga menunjukkan keteguhan sikapnya menghadapi penilaian publik.
“Nggak apa, biar gue yang jadi anak durhaka, yang penting gua nggak jadi ibu durhaka buat anak gue, gue nggak akan jadi ibu durhaka buat anak gue.”
Ia pun menutup dengan pernyataan pasrah terhadap opini publik.
“Nggak papa gue jadi anak durhaka di mata netizen,” tutup Bunga.
Respons Vicky Zainal soal Tangisan Bunga Zainal
Di tengah viralnya video tersebut, sang kakak, Vicky Zainal, akhirnya angkat bicara.
Melalui unggahan di Instagramnya, Vicky menyampaikan respons panjang yang ditujukan untuk menanggapi tangisan Bunga sekaligus meluruskan pandangannya terkait kondisi keluarga mereka.
Vicky menyoroti kondisi sang ayah yang sedang sakit dan meminta Bunga untuk lebih berempati terhadap situasi keluarga.
“PAPA LG SAKIT PARAH! SKRNG LO MAU BUAT MAMA LO SAKIT PARAH JG?? LO TAU GA PENGORBANAN MAMA JAGAIN PAPA SAKIT!! LO TAU GA CAPEKNYA URUS ORNG SAKIT SEMENTARA DIA JG LG SAKIT?!,” ujar Vicky Zainal, dikutip Tribunnews, Rabu (22/4/2026).
Lebih lanjut, Vicky mempertanyakan cara Bunga dalam menyikapi konflik keluarga yang menurutnya seharusnya diselesaikan secara baik-baik, bukan di ruang publik.
“KLO LO PUNYA MSLH SM KLRG DR AWAL KNP LO GA SELESAIKAN MSLH INI BAIK2 BUKAN DIKIT2 KSH OPINI YG SELALU MEMOJOKAN MAMA!!,” lanjutnya,
Tak hanya itu, Vicky juga menyinggung soal empati serta konflik personal di antara mereka.
“TUNJUKIN EMPATI LO DIKIT! APA EMNG LO MAU BUAT DUA2 NYA MATI CEPET????!! DAN SELAMA INI GW PUN GA TAU ALASAN KNP LO BENCI BGT SM GW!! INGET GA ADA KLRG YG SEMPURNA! DAN BUKAN CUMA GW DOANK YG PUNYA AIB! LO PUN PUNYA AIB!."
Dalam pernyataan lainnya, Vicky juga memberikan penjelasan kepada publik terkait kondisi finansial keluarga mereka.
Ia menegaskan bahwa selama ini orang tua mereka yang membiayai kehidupan anak-anaknya.
“SEKEDAR INFO UTK PARA NITIZEN! SELAMA GW HIDUP HAMPIR 45 th, YG BIAYAIN GW HIDUP DR KECIL SAMPE GW BS CARI DUIT SENDIRI ITU ADALAH DR ORNG TUA GW! GA ADA 1 PERAK PUN GW TERIMA UANG DR ADIK GW! DAN 1 HAL LAGI!!! DIA BUKAN ATM BERJALAN YG KALIAN FIKIRKAN!” tegasnya.
Ia juga menanggapi anggapan publik yang menilai satu pihak menanggung seluruh beban keluarga. Menurutnya, hal itu tidak sepenuhnya benar.
“JGN CUMA GARA2 STATEMENT DIA NANGIS2 DAN TUNJUKAN BUKTI BANTUAN DIA TERHADAP ORNG TUA GW ITU KALIAN FIKIR SEMUA 1 KLRG ITU DI BIAYAIN DIA!! ORNG TUA GW KERJA! KALIAN FIKIR DGN BAPAK GW SAKIT UANG 100 jt ITU CUKUP UTK BIAYA BEROBAT SELAMA 6 TH??”
Vicky kemudian menekankan perjuangan sang ibu dalam merawat ayah mereka yang sakit.
“NYOKAP GW BERJUANG MATI2AN KEPALA BUAT KAKI AGAR BOKAP GW SEMBUH!! DAN KALIAN HRS TAU BAHWA SELAMA INI SEMUA ANDIL DLM URUS ORNG TUA GW!! JADI IM GONNA STAND UP FOR MY FAMILY!! NO MATTER WHAT!!!!.”
Di bagian akhir unggahannya, Vicky menyiratkan bahwa waktu akan membuktikan kebenaran dari konflik yang terjadi.
Ia pun memilih tidak memberikan pembelaan lebih jauh untuk saat ini.
“SETELAH SANG DIVA MEMAINKAN PERANNYA YG BEGITU DLM, SKRNG GW JD PENJAHATNYA DI MATA KALIAN!! TIME WILL TELL THE TRUTH! GW GA AKAN PEMBELAAN APA2 UTK KALI INI, SHOW MUST GO ON KRN SANG DIVA LG BUTUH SPOTLIGHT! MONGGO,” pungkasnya.
Ditipu Rekan Bisnis, Uang Belasan Miliar Menguap
Sudah cukup lama berkarier di dunia hiburan, kehidupan Bunga Zainal tak selalu mulus.
Ia bahkan sempat merugi belasan miliar rupiah imbas ditipu rekan bisnis.
Bunga jadi korban investasi yang dilakukannya sejak tahun 2022. Secara pribadi uang investasi yang mengalir ke terlapor sebesar Rp6,2 miliar.
Uang kerugian menjadi lebih besar lagi ketika suaminya, Sukhdev Singh juga diminta untuk ikut investasi. Sukhdev menginvestasikan Rp6,5 miliar.
Bintang sinetron Rahasia Hati itu membeberkan, total kerugian yang dialaminya akibat investasi fiktif temannya ini sebesar Rp15 miliar.
Perkara itu kini sudah melalui proses persidangan. Namun sebagai korban, Bunga Zainal menaruh kekecewaan mendalam usai Pengadilan Negeri Jakarta Barat menjatuhkan vonis dua tahun penjara kepada dua terdakwa kasus penipuan, Candra Dewi dan Sofan Fahrizal Suryahansyah.
Hal itu diungkapkan Bunga pada unggahannya di akun Instagram pribadinya.
Bunga merasa putusan majelis hakim yang menjatuhkan hukuman dua tahun penjara dianggap jauh dari rasa keadilan.
Ia menandai akun Presiden Prabowo Subianto untuk mempertanyakan keadilan di negara ini.
"Saya ingin bertanya dengan penuh kebingungan, rasa kecewa, bahkan saya sampai bergetar badan saya, menangis membaca hasil putusan yang saya terima dari PN Jakarta Barat," tulis Bunga Zainal dikutip, Selasa (15/7/2025).
Ia menyoroti alasan-alasan yang disebut meringankan vonis, seperti terdakwa memiliki anak dan orang tua yang harus dirawat.
Baginya, hal tersebut tak sebanding dengan dampak besar yang ia rasakan sebagai korban.
“Apakah mungkin dengan dasar ‘kemanusiaan’ dan alasan lain seperti memiliki seorang anak dan orang tua yang harus dirawat, lalu putusan vonis tindak penipuan yang saya alami hanya jatuh di dua tahun?” tutur Bunga.
Menurut Bunga, kerugian yang dialaminya secara materi, mental, tenaga, waktu, dan pikiran sangat besar, dan tidak mungkin bisa tergantikan hanya dengan vonis penjara selama dua tahun.
“Di mana efek jera yang didapat oleh para pelaku tindak pidana? Mereka keluar dari penjara hanya tersenyum manis karena hukuman yang mereka dapatkan hanya sedikit," kata Bunga.
"Apakah mereka jera? Tentu tidak!," tegasnya.
Ia berharap, sistem hukum di Indonesia bisa berpihak secara adil, tak hanya pada terdakwa, tetapi juga kepada para korban yang telah berjuang dan kehilangan banyak hal.
Bunga menegaskan dirinya tidak akan diam dan akan terus memperjuangkan keadilan.
“Saya berharap tidak ada lagi hashtag #NoViralNoJustice. Semoga keadilan masih ada dan saya akan berjuang buat itu!," ucap Bunga.