TRIBUNPALU.COM - Pemerintah Kabupaten Sigi menilai sektor pertanian, khususnya komoditas kakao, kopi, dan cokelat lokal, memiliki potensi besar untuk berkembang dan bersaing dengan produk dari daerah lain.
Potensi tersebut dinilai mampu menjadi kekuatan ekonomi masyarakat apabila dikelola secara serius dan berkelanjutan.
Hal itu disampaikan Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, saat menghadiri Forum Kemitraan Multipihak (FKMP) bertema “Bincang Iklim dan Ketangguhan Petani” di Desa Kalukubula, Kecamatan Sigi Biromaru, Kamis (7/5/2026).
Baca juga: Sigi Perkuat Sektor Pertanian untuk Hadapi Ancaman Perubahan Iklim
Menurut Rizal, kualitas kakao dan kopi asal Sigi memiliki daya saing yang baik.
Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong penguatan sektor pertanian melalui pengembangan pertanian berbasis lingkungan dan peningkatan kapasitas petani.
Selain itu, Pemkab Sigi juga mendapatkan dukungan sekitar 1,5 juta bibit kakao dari pemerintah pusat sebagai bagian dari penguatan sektor perkebunan rakyat.
Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani di Kabupaten Sigi.
Bupati Rizal menegaskan, pengembangan sektor pertanian tidak hanya berfokus pada peningkatan hasil produksi, tetapi juga menjaga keberlanjutan lingkungan dan ketahanan pangan daerah.
Baca juga: Sabian Fathul Ilmi Raih Kemenangan di R3 Asia-Pacific Championship Australia
Ia berharap kolaborasi pemerintah, komunitas, NGO, akademisi, dan pelaku usaha dapat memperkuat pembangunan pertanian yang maju dan berkelanjutan di Sigi.(*)