Malam-malam Lapas Nunukan Digerebek, Petugas Gabungan Sasar Kamar Hunian Warga Binaan
Junisah May 07, 2026 07:38 PM

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN – Suasana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Nunukan mendadak tegang, Rabu (6/5/2026) malam. Puluhan petugas gabungan dari Lapas, TNI, Polri, BNN hingga Polisi Militer (PM) melakukan razia besar-besaran ke seluruh kamar hunian warga binaan.

Kegiatan razia yang dilakukan petugas gabungan tersebut dalam upaya mewujudkan Zero Halinar atau bebas handphone, pungutan liar dan narkoba di dalam lapas.

Sebanyak 65 personel petugas gabungan diterjunkan dalam operasi yang berlangsung mulai pukul 20.00 hingga 22.00 Wita. Mereka terdiri dari 40 pegawai Lapas Nunukan, 6 personel Polres Nunukan, 13 personel BNNK Nunukan, 3 anggota Kodim serta 3 personel PM.

Petugas menyisir kamar hunian warga binaan untuk memastikan tidak ada barang terlarang maupun benda berbahaya yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di dalam lapas.

Baca juga: Razia Malam di Kamar Hunian Warga Binaan, Petugas Lapas Tarakan Temukan Senjata Tajam Rakitan

Kepala Lapas Kelas IIB Nunukan, Donny Setiawan mengatakan, razia tersebut merupakan tindak lanjut dari instruksi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan terkait pelaksanaan ikrar Zero Halinar.

“Razia gabungan ini kami laksanakan sebagai langkah deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban di Lapas Nunukan,” ujarnya kepada TribunKaltara.com, Kamis (7/5/2026).

Menurutnya, sinergi bersama aparat penegak hukum penting dilakukan guna memperkuat pengawasan di dalam lapas, terlebih kondisi hunian yang saat ini sudah melebihi kapasitas.

Perwakilan Polres Nunukan dalam konferensi pers menilai kegiatan razia seperti ini perlu dilakukan secara rutin dan tidak hanya pada momen tertentu.

“Kegiatan ini sangat penting untuk menjaga keamanan dan mencegah gangguan kamtib di dalam lapas,” katanya.

Baca juga: Razia Kamar Hunian Lapas Nunukan Libatkan Anjing Pelacak, Senjata Tajam hingga Korek Api Disita

Hal senada disampaikan Kepala BNNK Nunukan, Anton. Ia menyebut razia gabungan menjadi bagian nyata pelaksanaan program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Sementara itu, Danramil Nunukan, Samsul, memberikan apresiasi kepada petugas lapas yang dinilai tetap mampu menjaga kondisi tetap aman meski kapasitas lapas mengalami over kapasitas.

“Petugas bekerja ekstra keras menjaga lapas tetap kondusif,” ujarnya.

Di akhir kegiatan, Donny memastikan seluruh temuan hasil razia akan ditindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku.

“Barang-barang terlarang yang ditemukan akan dimusnahkan dan akan dilakukan penegakan tata tertib bagi pelanggar,” pungkasnya.

(*)

Penulis: Fatimah Majid

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.