TRIBUNJATIM.COM – Tim nasional sepak bola Argentina atau Selección de fútbol de Argentina kembali menjadi sorotan menjelang Piala Dunia 2026.
Berstatus sebagai juara bertahan, La Albiceleste datang dengan ambisi besar untuk mempertahankan mahkota dunia sekaligus mempertegas dominasi mereka di kancah sepak bola internasional.
Turnamen yang akan digelar di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat ini menjadi partisipasi ke-19 Timnas Argentina di ajang tertinggi tersebut.
Di bawah arahan pelatih Lionel Scaloni, Argentina tampil sebagai salah satu favorit utama dengan kombinasi skuad berpengalaman dan generasi muda yang semakin matang.
Identitas Kuat La Albiceleste
Timnas Argentina, merupakan salah satu kekuatan terbesar dalam sepak bola dunia, sejajar dengan Brasil.
Tim yang berada di bawah naungan Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) ini bermarkas di Stadion El Monumental Antonio Vespucio Liberti.
Selain itu, timnas ini dikenal dengan julukan La Albiceleste yang merujuk pada warna kebangsaan mereka, yakni putih dan biru langit.
Menariknya, Argentina juga pernah menempati peringkat 1 dunia FIFA pada 21 Desember 2023.
Hal tersebut turut menegaskan status mereka sebagai salah satu tim elite dunia.
Baca juga: Profil Timnas Jepang, Kekuatan Asia yang Siap Melangkah Jauh di Piala Dunia 2026
Sejarah Panjang di Panggung Dunia
Argentina sudah menjadi bagian dari sejarah Piala Dunia sejak edisi pertama pada 1930 di Uruguay.
Saat itu, mereka langsung menembus final, meski harus mengakui keunggulan Uruguay dengan skor 4-2.
Sejak saat itu, perjalanan panjang mereka terus berkembang hingga menjadi raksasa dunia.
Argentina telah mengoleksi tiga gelar juara dunia, yakni pada 1978, 1986, dan 2022.
Bahkan, gelar 2022 menjadi titik balik kebangkitan Argentina setelah penantian panjang sejak 1986.
Selain itu, mereka juga beberapa kali menjadi runner-up, memperkuat status sebagai salah satu tim tersukses dalam sejarah turnamen.
Baca juga: Profil Timnas Korea Selatan, Lolos Sempurna ke Piala Dunia 2026 Tanpa Kekalahan: Paling Konsisten
Era Keemasan: Maradona hingga Messi
Sejarah kejayaan Timnas Argentina tidak bisa dilepaskan dari deretan pemain legendaris yang menjadi simbol setiap era emas mereka di panggung dunia.
Pada 1978, Mario Kempes menjadi pahlawan utama saat membawa Argentina menjuarai Piala Dunia di kandang sendiri.
Delapan tahun kemudian, dunia kembali menyaksikan keajaiban sepak bola lewat Diego Maradona yang mengantar Argentina juara Piala Dunia 1986 di Meksiko.
Sementara itu, puncak era modern datang pada 2022 di Qatar, ketika Lionel Messi akhirnya menuntaskan mimpinya dengan membawa Argentina kembali menjadi juara dunia setelah penantian panjang.
Momen tersebut sekaligus mengukuhkan status Messi sebagai salah satu pemain terbesar sepanjang masa.
Dilansir dari FIFA.com, Messi juga menjadi pencetak gol terbanyak Argentina di Piala Dunia dengan 13 gol serta mencatat rekor penampilan terbanyak sebanyak 26 laga di lima edisi turnamen.
Dengan kombinasi sejarah para legenda seperti Kempes, Maradona, hingga Messi, Argentina membuktikan sebagai negara yang konsisten melahirkan ikon-ikon besar di panggung Piala Dunia.
Baca juga: Profil Timnas Brasil di Piala Dunia FIFA 2026, Dari Raja Dunia ke Misi Akhiri Puasa Gelar
Era Scaloni: Kebangkitan dan Mental Juara
Kebangkitan Timnas Argentina dalam beberapa tahun terakhir tidak lepas dari peran besar Lionel Scaloni sebagai arsitek utama di balik transformasi tim.
Scaloni awalnya hanya ditunjuk sebagai pelatih sementara pada 2018 setelah era Jorge Sampaoli.
Namun, dari status sementara itu, ia justru membangun fondasi baru yang mengubah wajah Argentina secara total.
Scaloni melakukan perombakan besar dengan menyegarkan komposisi pemain dan memberi kepercayaan kepada generasi baru seperti Rodrigo De Paul, Lautaro Martínez, hingga Giovani Lo Celso. Perubahan ini tidak hanya terjadi pada komposisi pemain, tetapi juga pada gaya bermain.
Argentina di bawah Scaloni tampil lebih agresif, dinamis, dan berbasis penguasaan bola, dengan penekanan kuat pada mentalitas juara di setiap pertandingan.
Transformasi tersebut berbuah hasil besar.
Argentina berhasil memasuki periode emas dengan sederet gelar bergengsi, di antaranya Copa America 2021, Finalissima 2022, Piala Dunia 2022, hingga Copa America 2024.
Deretan prestasi tersebut menegaskan dominasi Argentina dalam beberapa tahun terakhir.
Dengan kombinasi strategi matang, regenerasi pemain, dan mental juara yang kuat, Lionel Scaloni kini dikenal sebagai sosok kunci di balik era emas baru La Albiceleste yang terus berlanjut hingga Piala Dunia 2026.
Baca juga: Profil Timnas Portugal, Piala Dunia 2026 Jadi Kesempatan A Selecao Tutup Karier Indah Ronaldo
Kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026: Dominasi di Amerika Selatan
Timnas Argentina menunjukkan performa yang sangat impresif dalam perjalanan menuju Piala Dunia 2026 di zona CONMEBOL.
Skuad asuhan Lionel Scaloni ini tampil konsisten sejak awal hingga memastikan diri sebagai salah satu tim paling dominan di Amerika Selatan.
Argentina bahkan sudah memastikan tiket ke putaran final Piala Dunia 2026 saat kualifikasi masih menyisakan lima pertandingan.
Pencapaian ini menjadikan mereka salah satu tim pertama dari zona CONMEBOL yang mengamankan tempat di turnamen utama yang akan digelar di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat.
Kelolosan cepat tersebut menegaskan superioritas Argentina di kualifikasi, sekaligus memperlihatkan kestabilan performa sepanjang kompetisi.
Argentina menutup kualifikasi dengan status pemuncak klasemen zona Amerika Selatan, unggul jauh sembilan poin dari Ekuador.
Dalam 18 pertandingan, Argentina tampil sangat dominan dan hanya menelan dua kekalahan.
Salah satu momen penting dalam kualifikasi adalah kemenangan besar atas Brasil.
Hal tersebut semakin mengukuhkan status Argentina sebagai kekuatan utama di Amerika Selatan.
Dengan performa dominan, hasil meyakinkan, serta posisi puncak klasemen, Argentina datang ke Piala Dunia 2026 dengan modal kuat sebagai salah satu favorit utama di panggung dunia.
Baca juga: Profil Timnas Republik Ceko, Piala Dunia 2026 Jadi Awal Perjalanan Baru dan Lepas dari Nostalgia
Lionel Messi dan Generasi Baru Argentina
Timnas Argentina saat ini berada dalam fase transisi penting.
Sosok legendaris Lionel Messi masih menjadi figur sentral, namun perlahan mulai didampingi oleh generasi baru yang semakin matang dan siap mengambil alih peran utama.
Meski telah memasuki usia senja dalam kariernya, Lionel Messi tetap menjadi ikon utama sekaligus sumber inspirasi bagi skuad Argentina.
Kehadirannya, bahkan jika kembali memperkuat tim di usia 39 tahun, diprediksi masih akan memberikan suntikan mental yang besar bagi rekan-rekannya.
Namun, perhatian besar kini juga tertuju pada generasi baru seperti Julián Álvarez yang mulai menjadi tumpuan lini depan.
Penyerang berusia 26 tahun ini telah membuktikan kualitasnya di level tertinggi setelah meraih treble bersama Manchester City sebelum pindah ke Atlético Madrid.
Álvarez dikenal sebagai striker cepat, tajam, dan memiliki etos kerja tinggi yang mampu berperan sebagai finisher maupun kreator serangan.
Kehadirannya membuat lini depan Argentina tetap kompetitif meski Messi tidak lagi menjadi satu-satunya andalan.
Selain Álvarez, Argentina juga diperkuat oleh deretan pemain muda berbakat di lini tengah seperti Enzo Fernández dan Alexis Mac Allister.
Keduanya memberikan keseimbangan permainan dengan kualitas kelas dunia, memperkuat struktur tim di bawah asuhan Lionel Scaloni.
Baca juga: Profil Timnas Ghana di Piala Dunia 2026, Berharap Besar ke Mentor Cristiano Ronaldo
Rekor, Statistik, dan Fakta Menarik Argentina
Timnas Argentina memiliki catatan panjang dan impresif di panggung Piala Dunia FIFA.
Mengutip FIFA.com, Argentina menjadi salah satu negara dengan sejarah paling kaya dalam turnamen sepak bola terbesar di dunia.
Tim dengan julukan La Albiceleste ini telah meraih berbagai pencapaian penting sepanjang sejarahnya, di antaranya:
Selain itu, Argentina juga mencatat kemenangan besar seperti 6-0 atas Peru (1978) dan 6-0 atas Serbia & Montenegro (2006) yang menjadi bagian dari sejarah gemilang mereka.
Secara keseluruhan, Argentina telah tampil dalam 88 pertandingan Piala Dunia dengan catatan 47 kemenangan, 17 hasil imbang, 24 kekalahan, serta 152 total gol dan 101 kebobolan.
Statistik tersebut menunjukkan konsistensi Argentina sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola dunia.
Argentina juga dikenal memiliki rivalitas klasik dengan Brasil, Jerman, Inggris, dan Uruguay yang kerap menghadirkan laga penuh gengsi.
Baca juga: Profil Timnas Tunisia di Piala Dunia 2026, Dominan di Kualifikasi Siap Beri Kejutan
Grup dan Jadwal Argentina di Piala Dunia FIFA 2026
Timnas Argentina tergabung di Grup J pada Piala Dunia FIFA 2026 bersama Aljazair, Austria, dan Yordania.
Secara kekuatan di atas kertas, La Albiceleste diprediksi memiliki peluang besar untuk melaju ke fase gugur.
Berikut jadwal pertandingan Argentina:
Baca juga: Profil Timnas Swedia, Bangkit dari Keterpurukan Meski Hancur Lebur di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Target Besar Mempertahankan Mahkota Juara
Berstatus sebagai juara bertahan, Timnas Argentina datang ke Piala Dunia 2026 bukan sekadar sebagai peserta, melainkan membawa ambisi besar untuk mempertahankan gelar juara dunia yang mereka raih secara dramatis di Qatar 2022.
La Albiceleste bertekad menjadi tim pertama yang mampu menjuarai Piala Dunia secara beruntun sejak Brasil melakukannya pada 1958 dan 1962.
Argentina hadir dengan mentalitas juara dan target tinggi untuk kembali mendominasi panggung dunia.
Dengan sejarah panjang, identitas kuat, serta generasi emas yang masih bertahan, mereka kembali menjadi salah satu kandidat utama juara.
Meski demikian, perjalanan Argentina dipastikan tidak akan mudah.
Tantangan terbesar mereka adalah menjaga konsistensi permainan di tengah bertambahnya usia sejumlah pemain senior serta tekanan besar sebagai juara bertahan.
Namun, kombinasi pengalaman pemain senior, mental juara yang telah terbentuk, serta regenerasi skuad yang berjalan baik membuat Argentina tetap menjadi kekuatan yang sangat diperhitungkan di Piala Dunia 2026.