TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Memutuskan untuk meninggalkan pekerjaan bukanlah hal yang mudah bagi sebagian orang.
Ada banyak pertimbangan yang biasanya dipikirkan secara matang sebelum akhirnya seseorang memilih untuk mengundurkan diri dari perusahaan tempatnya bekerja.
Selain menyiapkan mental dan berbagai keperluan administrasi, karyawan juga perlu memahami etika profesional saat menyampaikan keputusan tersebut kepada atasan maupun pihak perusahaan.
Salah satu langkah penting yang tidak boleh dilewatkan adalah membuat surat pengunduran diri kerja dengan bahasa yang baik, sopan, dan profesional.
Surat ini bukan hanya sekadar formalitas, tetapi juga menjadi bentuk penghargaan kepada perusahaan atas kesempatan kerja yang pernah diberikan.
Melalui surat resign yang ditulis dengan tepat, hubungan baik dengan atasan dan rekan kerja pun tetap dapat terjaga meski hubungan kerja telah berakhir.
Dalam penyusunannya, terdapat sejumlah hal yang perlu diperhatikan agar surat pengunduran diri terlihat rapi dan profesional.
Mulai dari mencantumkan identitas diri, menyampaikan alasan resign secara singkat dan jelas, hingga memberikan ucapan terima kasih atas pengalaman kerja yang telah didapatkan selama bekerja di perusahaan tersebut.
Tak sedikit pula karyawan yang menambahkan permohonan maaf apabila selama bekerja pernah melakukan kesalahan, sebagai bentuk etika dan sikap profesional.
• 5 Sayuran Rendah Purin yang Aman Dikonsumsi Pengidap Asam Urat
Agar lebih mudah dipahami dan bisa dijadikan referensi, berikut beberapa contoh surat pengunduran diri kerja yang sopan dan profesional lengkap dengan format penulisannya.
Contoh Format Pertama
Yth. (Nama Pimpinan) 5 Januari 2027
Kepala Departemen
PT ......
Jalan Bahana 408, Pekanbaru 28282
Dengan hormat,
Melalui surat ini, saya bermaksud mengajukan pengunduran diri saya secara resmi sebagai anggota staf Sumber Cipta Industri. Hari terakhir saya bekerja adalah 19 Januari 2024, dua minggu dari sekarang.
Saya mengucapkan terima kasih yang sebanyak-banyaknya atas kesempatan yang diberikan dalam jabatan ini. Banyak wawasan berharga yang saya pelajari, dan saya yakin hal itu akan membantu perjalanan karier saya berikutnya. Saya juga ingin berterima kasih atas dukungan Anda terhadap perkembangan karier saya. Senang dapat bekerja dengan Anda dan segenap tim.
Mohon kabari bila ada yang dapat saya bantu agar peralihan tugasnya dapat berlangsung selancar mungkin bagi semua pihak. Terima kasih.
Hormat saya,
(Nama Karyawan)
Contoh Format Kedua
Yth. (Nama Pimpinan) 7 Januari 2027
PT .........
Jakarta
Dengan hormat,
Terimalah surat ini sebagai pengunduran diri resmi saya dari peran saya sebagai [Posisi]. Hari terakhir saya dengan [Nama Perusahaan] adalah [Tanggal akhir].
Untuk memudahkan transisi setelah keberangkatan saya, saya dengan senang hati membantu dalam kegiatan pelatihan apa pun selama minggu terakhir saya bekerja di sini. Saya bermaksud untuk meninggalkan instruksi menyeluruh dan catatan terbaru untuk penggantian saya.
Saya juga ingin mengambil kesempatan ini untuk mengucapkan terima kasih atas pengetahuan dan pengalaman yang saya peroleh selama bekerja di sini. Saya bersyukur atas waktu yang saya habiskan dan hubungan profesional yang telah saya bangun di perusahaan ini.
Hormat saya,
[Nama Karyawan]
Yth. (Nama Pimpinan) 9 Januari 2027
PT .........
Medan
Dengan hormat,
Saya ingin menyampaikan penghargaan saya atas pengalaman yang saya peroleh di [Nama Perusahaan]. Saya bersyukur atas kesempatan belajar yang saya terima selama saya di sini, serta hubungan profesional yang telah saya kembangkan dengan rekan kerja saya.
Saya berharap untuk mendapatkan informasi mengenai proses transisi ini semakin mudah. Saya siap memberi diri untuk membantu pelatihan tentang tugas apa pun yang dapat memastikan proses pergantian posisi ini berlangsung dengan baik.
Hormat saya,
[Nama Karyawan]
• Tempat Mustajab di Madinah, Ini Amalan yang Dianjurkan Saat Berada di Raudhah Masjid Nabawi
1. Gunakan bahasa yang baku dan sopan
Surat pengunduran diri kerja termasuk ke dalam jenis surat yang formal. Oleh karena itu, menggunakan bahasa baku dan sopan menjadi hal yang perlu kamu perhatikan saat menulis surat pengunduran diri. Selain itu, penggunaan kata baku dan sopan juga mencerminkan sikap profesional kepada pimpinan perusahaan.
2. Ungkapkan alasan pengunduran diri secara jelas
Pemaparan alasan menjadi bagian yang sangat penting saat menuliskan surat pengunduran diri. Sehingga, pemaparan alasan yang jelas dapat mempermudah pimpinan perusahaan untuk segera memproses pengajuan pengunduran diri kamu.
3. Sampaikan ucapan terima kasih dan permohonan maaf
Sebagai surat perpisahan, detikers tidak boleh lupa menyampaikan ucapan terima kasih atas setiap kesempatan dan pengalaman yang didapat selama bekerja di perusahaan tersebut. Tidak ada salahnya juga untuk meminta maaf atas setiap kesalahan yang telah dilakukan selama bekerja.