TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Kendati belum ditemukan adanya kasus virus hanta di Kabupaten Sanggau, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, Najori mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada, kemudian menjaga kebersihan lingkungan.
"Selain itu, mengendalikan populasi tikus, menggunakan alat pelindung saat membersihkan area berisiko, dan segera memeriksakan diri ke fasilitas
kesehatan jika mengalami gejala setelah kontak dengan lingkungan yang tercemar tikus,"katanya, Senin 11 Mei 2026.
Najori mengatakan, hingga saat ini belum ada informasi khusus mengenai sosialisasi Hantavirus di Sanggau.
Namun Dinas Kesehatan tetap melakukan edukasi penyakit menular, promosi kesehatan, dan pengawasan lingkungan melalui puskesmas dan jejaringnya (Pustu, Polindes) dan kegiatan penyuluhan masyarakat.
"Meski belum ada laporan kasus Hantavirus, tenaga kesehatan tetap melakukan pemantauan dan deteksi dini terhadap penyakit menular yang berpotensi
muncul di masyarakat,"ujarnya.
Baca juga: Yulius Tehau Kembali Nahkodai IPSI Sanggau Masa Bakti 2026-2030
Najori mengingatkan, lingkungan yang paling berisiko adalah tempat dengan populasi tikus tinggi dan sanitasi yang kurang baik, serta lokasi yang banyak terdapat kotoran atau urine tikus.
Oleh karenanya, langkah pencegahan yang dilakukan masyarakat yakni menjaga kebersihan rumah dan lingkungan, menutup rapat makanan, membuang sampah secara rutin, menutup akses masuk tikus, serta menggunakan masker dan sarung tangan saat membersihkan area yang berisiko terkontaminasi. (*)
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!