TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Sekretaris daerah (Sekda) Kabupaten Sanggau, Aswin Khatib menyampaikan bahwa inflasi di Kabupaten Sanggau minggu terakhir ini tercatat 1,19 persen.
Hal itu disampaikannya usai menghadiri rapat koordinasi inflasi daerah di ruang Sabang Merah Kantor Bupati Sanggau, Kalimantan Barat, Senin 11 Mei 2026.
"Kalau lihat data kondisi minggu terakhir ini masih aman, jika dibandingkan inflasi nasional yang berada di atas Sanggau Artinya masih terkendali lah,"katanya.
Kendati begitu, tingginya impor dan melemahnya rupiah masih menjadi yang mengkhawatirkan perekomian di Kabupaten Sanggau, termasuk kondisi geo politik dunia akibat perang Iran dan Israel.
"Harapan kita tentu Pemerintah pusat dan Bank Sentral segera mencarikan solusi. Agar ketidakstabilan inflasi ini tidak mengganggu ekonomi masyarakat, yang memicu rendahnya daya beli masyarakat,"ujarnya.
Baca juga: Dinkes Sanggau Sampaikan Langkah Pencegahan Hantavirus
Sekda menambahkan, melemahnya nilai rupiah hingga menyentuh Rp 17 ribu per dolar AS, berpengaruh terhadap inflasi di Kabupaten Sanggau.
"Yang jelas barang-barang impor yang kita beli harganya sudah mahal, karena di impor pakai dolar. Jadi, inflasi itu berpengaruh besar terhadap rupiah,"pungkasnya. (*)
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!