BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN – Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Tanah Bumbu yang berada di area Pasar Minggu, Kecamatan Simpang Empat, ramai di kunjungi oleh masyrakat untuk mengurus berbagai keperluan, Senin (18/5/2026).
Warga tampak rela duduk mengantre demi mengurus berbagai keperluan administrasi, mulai dari pembayaran pajak kendaraan bermotor, urusan perbankan di gerai Bank Kalsel, hingga dokumen kependudukan.
Staf Pelayanan Perizinan Satu Pintu MPP Tanah Bumbu, Hasniati Hasyim, mengungkapkan bahwa tingkat kunjungan warga memang mengalami lonjakan signifikan sepanjang pekan ini.
Dari sekian banyak jenis layanan yang tersedia, pengurusan dokumen seperti Kartu Keluarga (KK), Kartu Identitas Anak (KIA), dan akta kelahiran dari Disdukcapil menjadi yang paling diminati warga.
Tingginya antusiasme tersebut membuat pihak pengelola terpaksa membatasi kuota pengurusan dokumen kependudukan demi kelancaran pelayanan.
Baca juga: 187 Calon Jemaah Haji Tanahbumbu Dilepas, Tangis Haru Iringi Keberangkatan Menuju Embarkasi
Baca juga: 25 Mobil Angkutan Terjaring Razia Gabungan di Banjarbaru, Sopir Jalani Tes Urine
“Sehari untuk layanan Disdukcapil ini masing-masing 40 batasannya, sementara untuk pelayanan lainnya unlimited atau tidak ada batasan,” ujar Hasniati.
Pembatasan ini diduga erat kaitannya dengan momen menyambut tahun ajaran baru, di mana para orang tua mulai sibuk mempersiapkan syarat administrasi sekolah anak, salah satunya KIA, dan akta.
Meski ada pembatasan kuota, pihak MPP memberikan dispensasi khusus bagi warga dari wilayah pelosok maupun kelompok rentan.
Warga yang datang dari wilayah jauh seperti Kecamatan Satui dan Mantewe, serta para ibu hamil, tetap akan dilayani dengan baik meskipun kuota harian sebanyak 40 antrean sudah habis.
Kebijakan ini diambil demi asas kemanusiaan, mengingat jarak tempuh dari kecamatan-kecamatan tersebut menuju pusat pelayanan memakan waktu yang cukup lama.
Hasniati juga mengakui bahwa tingkat kunjungan masyarakat ke lokasi MPP saat ini jauh lebih ramai dibandingkan ketika pelayanan masih berpusat di kawasan Perkantoran Gunung Tinggi.
“Mungkin karena jaraknya yang dekat ya makanya lebih banyak,” tambahnya.
Kenyamanan sentralisasi pelayanan di tengah kota ini turut dirasakan langsung oleh masyarakat yang datang mengurus dokumen mereka.
Salah seorang warga, Siti Wahidati, mengaku sangat terbantu dengan keberadaan gerai pelayanan terpadu yang ramah dan mudah diakses ini.
“Nyaman, kemudian jaraknya juga lebih dekat berada masih di area perkotaan,” kata Siti usai menyelesaikan urusan administrasi kependudukannya.
(Banjarmasinpost.co.id/muhammad fikri syahrin)