nextren.com - Spotify meluncurkan fitur baru "Spotify 20: Your Party of the Year(s)" untuk memperingati 20 tahun perjalanan platform streaming audio tersebut.
Fitur ini menghadirkan kilas balik personal berbasis data mendengarkan pengguna sejak pertama kali bergabung dengan Spotify.
Di Indonesia, fitur ini tersedia mulai Selasa, 12 Mei 2026 pukul 19.00 WIB melalui aplikasi Spotify di ponsel.
Pengguna dapat mencarinya dengan kata kunci "Spotify 20" atau "Party of the Year(s)". Fitur ini juga bisa diakses lewat spotify.com/20 dari perangkat seluler.
Melalui pengalaman ini, Spotify menampilkan sejumlah data personal yang belum pernah dibagikan sebelumnya.
Pengguna bisa melihat hari pertama mereka memakai Spotify, total jumlah lagu yang pernah didengarkan, lagu pertama yang diputar, serta artis yang paling sering diputar sepanjang masa.

Spotify juga menghadirkan Playlist Lagu Teratas Sepanjang Masa berisi 120 lagu teratas pengguna.
Playlist ini dilengkapi jumlah pemutaran dan bisa disimpan ke library masing-masing akun.
Setiap data story turut dilengkapi custom share card. Kartu ini bisa disimpan, dikirim ke teman, atau dibagikan ke media sosial seperti Instagram.
Format ini membuat fitur Spotify 20 terasa mirip kapsul waktu digital yang mudah dibagikan.
Dalam keterangan resminya, Spotify menyebut pengalaman ini dirancang untuk merayakan hubungan antara pendengar, artis, dan budaya musik yang terbentuk selama dua dekade terakhir.
Spotify juga menyatakan, "Spotify is where fans and artists come together, turning discovery into something personal, moments into movements, and listening into community."
Berbeda dari Spotify Wrapped yang merangkum kebiasaan mendengarkan dalam satu tahun, Spotify 20 melihat perjalanan pengguna sejak awal memakai layanan tersebut.
Karena itu, fitur ini lebih menonjolkan unsur nostalgia dan memori personal.
Secara teknis, Spotify 20 merupakan pengalaman mobile-only. Pengguna perlu mengaksesnya lewat aplikasi Spotify atau browser di perangkat seluler.
Spotify menyebut fitur ini tersedia di 144 pasar dan 16 bahasa.
Peluncuran Spotify 20 menunjukkan bagaimana platform streaming kini tidak hanya menjual akses ke katalog musik.
Spotify juga mengubah data mendengarkan menjadi cerita personal yang punya nilai emosional dan sosial.
Bagi pengguna, fitur ini menjadi cara cepat untuk melihat perubahan selera musik dari waktu ke waktu.
Bagi Spotify, pengalaman ini memperkuat keterikatan pengguna dengan layanan melalui kombinasi data, nostalgia, dan kebiasaan berbagi di media sosial.