SURYA.co.id, GRESIK - Petrokimia Gresik memperkuat ketahanan pasokan gas jangka panjang melalui kerja sama strategis dengan Husky-CNOOC Madura Limited (HCML) dan PC Ketapang II Ltd.
Langkah ini menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan produksi pupuk nasional dan mendukung program ketahanan pangan Indonesia.
Melalui kerja sama tersebut, Petrokimia Gresik berpotensi memperoleh tambahan pasokan gas sebesar 30–35 MMSCFD (Million Standard Cubic Feet per Day) dari Lapangan MDA-MBH di Selat Madura dan Wilayah Kerja Ketapang di Perairan Utara Pulau Madura hingga tahun 2035.
Penguatan kerja sama ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) antara Petrokimia Gresik dan HCML untuk Lapangan MDA-MBH, serta penandatanganan Head of Agreement (HoA) dengan PC Ketapang II Ltd terkait rencana kerja sama jual beli gas dari WK Ketapang.
Baca juga: Hadapi Dinamika Internasional, Petrokimia Gresik Jaga Pasokan Pupuk untuk Petani
Penandatanganan tersebut disaksikan langsung Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, di Tangerang, baru-baru ini.
Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, mengatakan, kepastian pasokan gas menjadi faktor vital dalam menjaga stabilitas produksi pupuk nasional.
“Gas bumi merupakan salah satu bahan baku utama dalam proses produksi pupuk. Oleh karena itu, kepastian pasokan gas dan penguatan kolaborasi dengan para pemasok energi merupakan bagian penting dari komitmen perusahaan untuk menjaga keberlanjutan operasional serta mendukung produktivitas sektor pertanian nasional,” ujar Daconi dalam rilis yang diterima SURYA.co.id dari Petrokimia Gresik, Jumat (22/5/2026).
Menurutnya, sinergi antara industri pupuk dan sektor energi menjadi langkah strategis untuk memperkuat ketahanan industri nasional di tengah dinamika global.
Kerja sama ini juga menjadi upaya Petrokimia Gresik membangun sistem pasokan energi yang andal, adaptif, dan berkelanjutan.
Dengan tambahan pasokan gas tersebut, perusahaan optimistis dapat menjaga keberlangsungan produksi pupuk dan produk agroindustri lainnya secara lebih stabil.
“Sinergi lintas sektor menjadi fondasi penting untuk memperkuat ketahanan industri nasional. Petrokimia Gresik berkomitmen terus membangun kemitraan strategis yang memberikan manfaat jangka panjang bagi sektor pertanian dan ketahanan pangan Indonesia,” tambahnya.
PJBG dengan HCML ditandatangani langsung Daconi Khotob bersama General Manager HCML, Wang Kaifei yang diwakili VP Marketing, Legal, and Business Support HCML, Wahyudin Sunarya. Sedangkan HoA dengan PC Ketapang II Ltd ditandatangani bersama Presiden Direktur PC Ketapang II Ltd, Yuzaini Md Yusof.