Nekat Terjun dari Jembatan, Remaja di Merangin Jambi Hanyut di Sungai
Darwin Sijabat May 23, 2026 10:03 AM

 

TRIBUNJAMBI.COM – Aksi menantang bahaya berujung duka kembali terjadi di aliran sungai Provinsi Jambi, tepatnya di Desa Pulau Rengas, Kecamatan Bangko Barat, Kabupaten Merangin.  

Seorang remaja laki-laki berinisial F (14) dilaporkan hilang tenggelam setelah terseret oleh derasnya arus air Sungai Batang Merangin pada Jumat (22/5/2026) sore. 

Peristiwa memilukan ini bermula menjelang petang. Kepala Desa Pulau Rengas, Dasrial, membenarkan pihak aparatur desa pertama kali menerima laporan insiden warganya yang hanyut tersebut sekitar pukul 17.00 WIB. 

"Ya, benar, kami mendapatkan infrormasi sekitar jam 5 sore ada seorang warga desa kami yang berinisial F (14 th) yang hanyut di aliran sungai Batang Merangin," kata Dasrial kepada Tribun Jambi. 

Berdasarkan kesaksian dari rekan-rekan sebaya korban yang berada di lokasi, sore itu F bersama teman-temannya tengah bermain dan mandi di sungai.

Namun, korban memilih cara yang cukup ekstrem untuk menikmati aliran air. 

"Informasi awal yang kami peroleh, warga berinisial F (14 th) ini awalnya mandi di sungai, dapat informasi dari kawan-kawannya, F ini mandi di sungai dengan cara terjun dari atas jembatan, kemudian berenang ke pinggir sungai, karena aliran sungai cukup deras, mungkin si F ini kecapean saat berenang dan tenggelam, sempat dibantu tadi oleh ketiga temannya, tapi tidak sempat tertolong lagi," ungkap Dasrial secara rinci. 

Dugaan Kelelahan Melawan Arus Deras 

Meskipun korban diketahui memiliki kemampuan berenang yang cukup baik, kuatnya pusaran dan debit air Sungai Batang Merangin diduga membuat stamina remaja 14 tahun tersebut terkuras habis sebelum berhasil mencapai tepian daratan. 

Baca juga: Tim SAR Jambi Temukan Jasad Rafa yang Terseret Air Sejauh 2,5 Km dari Lokasi Hanyut

Baca juga: Listrik Padam Massal, Layanan Bandara Sultan Thaha Jambi Tetap Normal 

Dasrial menjelaskan bahwa begitu mendapat kepastian mengenai adanya warga yang tenggelam, pihak Pemerintah Desa Pulau Rengas bergerak cepat menghubungi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Merangin serta Tim Pos Basarnas Bungo untuk segera mengirimkan bantuan personel rescue. 

"Sampai saat sore ini, belum datang sementara warga kami masih berusaha untuk melakukan pencarian menggunakan perahu tempel untuk mencari korban di sekitar titik korban tenggelam," jelas Dasrial mengenai situasi terkini di lapangan. 

Warga Bersiaga Lakukan Penyisiran 

Pemerintah desa bersama elemen masyarakat setempat berkomitmen penuh untuk terus memantau pergerakan air dan menyisir sungai.  

Tim gabungan dan warga direncanakan akan terus bersiaga di lokasi kejadian selama beberapa hari ke depan demi memastikan keberadaan F. 

"Ya, sementara dalam proses pencarian ini, korban masih belum berhasil ditemukan, beberapa hari kedepan kami pihak Pemerintah Desa Pulau Rengas bersama warga tetap stand by di lokasi untuk melakukan pencarian terhadap korban, korban F ini bisa berenang, dugaan sementara korban tenggelam karena kecapean dan terseret derasnya arus air sungai Batang Merangin," tutup Dasrial. 

Pihak keluarga dan aparatur desa menaruh harapan besar agar pihak BPBD Merangin dan institusi Tim SAR dapat segera tiba di lokasi dengan peralatan menyelam dan perahu karet yang memadai.  

Bantuan teknis tersebut sangat dibutuhkan untuk menyisir titik-titik palung atau lekukan aliran air hilir Sungai Batang Merangin yang dikenal memiliki arus bawah yang cukup pekat dan berbahaya. 

 

 

Baca juga: Modal Kuat Kodam Jambi: Al Haris Serahkan Lahan Strategis dan Dana Hibah

Baca juga: Listrik Padam Massal, Layanan Bandara Sultan Thaha Jambi Tetap Normal 

Baca juga: Sumatera Blackout: Listrik 5 Provinsi Termasuk Jambi Padam Total, Pemicunya?

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.