TRIBUNNEWS.COM - Keberhasilan Crystal Palace menjuarai kompetisi Liga Konferensi Eropa musim 2025/2026 menyisakan berkah bagi kompetisi Liga Inggris.
Liga Inggris dipastikan kembali panen jatah slot tambahan di kompetisi Eropa musim depan.
Seperti diketahui, sejarah emas baru saja diukir Crystal Palace di ajang Liga Konferensi Eropa.
Bertanding melawan Rayo Vallecano dalam laga final yang berlangsung di Red Bull Arena, Jerman, Kamis (28/5/2026) dinihari tadi.
Crystal Palace keluar sebagai pemenang sekaligus juara, setelah menang 1-0 atas Rayo.
Gol tunggal Jean Philippe Mateta (50') menjadi kunci Crystal Palace membawa pulang gelar Liga Konferensi Eropa musim ini.
Crystal Palace mengikuti jejak Chelsea yang pada musim sebelumnya memenangkan gelar di kompetisi yang sama.
Bagi Crystal Palace, gelar ini terasa membanggakan, apalagi musim lalu, mereka juga sudah berjaya.
Setelah musim lalu mampu memenangkan gelar Piala FA, lalu disusul dengan kemenangan di laga Community Shield, yang berujung dengan gelar juara juga.
Trofi Liga Konferensi Eropa seakan menjadi bukti bahwa keberuntungan sedang memihak Crystal Palace yang sebelumnya tim ini terlihat sulit berjodoh dengan trofi.
Gelar turnamen tersebut juga menjadi kado perpisahan bagi Oliver Glasner.
Diketahui, Glasner bakal meninggalkan jabatannya sebagai pelatih Crystal Palace akhir musim ini.
Dilansir Opta, Glasner kini tercatat sebagai pelatih kedua yang memenangkan trofi Eropa dalam laga terakhirnya sebagai pelatih, setelah Maurizio Sarri bersama Chelsea pada 2019.
Crystal Palace pun juga mempertegas dominasi klub Inggris di Eropa, setelah sebelumnya Aston Villa mampu memenangkan gelar di Liga Eropa musim ini.
Baca juga: Final Liga Champions: Arsenal Jaga Momentum Pecahkan Telur, PSG Ikuti Jejak Real Madrid
Efek domino pun secara tidak langsung diciptakan Crystal Palace setelah berhasil menjadi juara di Liga Konferensi Eropa.
Dengan status tersebut, Crystal Palace otomatis berhak mengamankan satu tiket lolos otomatis ke ajang Liga Eropa musim depan.
Meskipun posisi Crystal Palace terpelosok di peringkat ke-15 klasemen akhir Liga Inggris.
Hal itu tidak terlalu bermasalah bagi Crystal Palace.
Hal ini karena mereka tetap berhak tampil di Liga Eropa musim depan, berkat predikatnya sebagai juara di Liga Konferensi.
Lolosnya Crystal Palace ke Liga Eropa musim depan, otomatis kian mempertegas dominasi tim Inggris di kompetisi Benua Biru.
Bagaimana tidak, setidaknya ada tiga klub Inggris yang akan berlaga di Liga Eropa musim depan.
Mulai dari Crystal Palace, Bournemouth dan Sunderland.
Khusus Bournemouth dan Sunderland, kedua tim tersebut berhak mewakili Inggris berlaga di Liga Eropa musim depan, karena mampu menyelesaikan kompetisi Liga Inggris musim ini di posisi keenam dan ketujuh.
Pada musim depan, kompetisi Liga Inggris setidaknya juga mengirimkan wakil terbanyak di Eropa.
Ada sembilan klub yang akan mewakili sepak bola Inggris berlaga di tiga kompetisi berbeda Eropa musim depan.
Dari Liga Champions, Inggris bakal diwakili oleh Arsenal, Manchester City, Manchester United, Aston Villa dan Liverpool.
Lalu dari Liga Eropa seperti yang dijelaskan tadi ada Crystal Palace, Bournemouth, Bournemouth dan Sunderland.
Sementara dari Liga Konferensi, Brighton bakal menjadi satu-satunya wakil klub Inggris di turnamen tersebut musim depan.
Fakta bahwa hampir sebagian klub Inggris berhak tampil di kompetisi Eropa musim depan, menjadi tanda dominasi elit negara tersebut di dunia sepak bola.
(Tribunnews.com/Dwi Setiawan)