Persiapan Half Marathon Rampung 90 Persen, Wali Kota Makassar: Berdampak Besar pada Ekonomi
Ansar May 28, 2026 03:08 PM

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Belasan ribu pelari bakal memeriahkan event Telkomsel Makassar Half Marathon (MHM) di Pantai Losari, Jl Penghibur, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu-Minggu (30-31/5/2026).

Hari ini, Kamis (28/5/2026) para pelari telah dipersilahkan mengambil race pack atau perlengkapan, hingga Jumat besok.

H-2 jelang hari lomba ini, panitia penyelenggara mengklaim persiapan sudah rampung hingga 90 persen.

Ajang ini diproyeksikan menjadi katalis penggerak ekonomi daerah yang signifikan karena diperkirakan dapat menarik 15 ribu hingga 20 ribu pendatang. 

Angka tersebut terdiri dari 12.000 peserta serta tim pendamping dan keluarga pelari dari dalam maupun luar negeri.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan MHM 2026.

Menurutnya, MHM menjadi ajang strategis bagi pengembangan olahraga, pariwisata, ekonomi dan citra "Kota Daeng".

"Harapan saya event ini bisa memberikan dampak yang baik bagi masyarakat Kota Makassar," kata Munafri Arifuddin dihampiri seusai mengikuti sesi press conference di Trans studio mal, Jl Metro Tanjung Bunga, Makassar, Kamis (28/5/2026).

"Baik dampak kesehatan untuk hidup sehat, dampak olahraga untuk mendapatkan prestasi, dan tentu dampak ekonomi yang dihasilkan dari sebuah event yang datang," tambahnya.

Kejadian 12.400 peserta lanjut Appi sapaan Munafri Arifuddin, diprediksi akan sangat berdampak positif pada perputaran ekonomi.

Baik dari sisi UMKM, restoran, perhotelan hingga toko oleh-oleh khas Kota Makassar.

"Kasarnya, anggaplah 10 ribu orang yang datang, yang belanja satu orang saja itu sudah Rp1 juta saja, itu berapa dampak yang dihasilkan," terangnya.

Dalam sambutannya, Appi menyebut Telkomsel Makassar Half Marathon telah turut mendukung wajah Makassar sebagai kota yang sehat, terbuka, dan progresif.

"Kegiatan sejak 2022 ini juga telah turut menggerakkan ekonomi kota, 
menghidupkan pariwisata, dan memperkuat posisi Makassar sebagai Makassar City Run," sebutnya.

Istimewanya lagi lanjut Appi, perhelatan tahun ini sekaligus menjadi media untuk memperkenalkan Lontara, Super Apps milik Pemerintah Kota Makassar.

Senada dengan Appi, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Makassar, Syamsul Bahri, menyebut, selain dampak ekonomi, MHM 2026 ini juga berdampak  Inklusi digital.

Dengan komposisi peserta luar kota yang mencapai lebih dari 50 persen, potensi dampak ekonomi yang dihasilkan kata dia, sangat masif.

Sepanjang empat tahun kegiatan ini diadakan, tampak nyata bahwa kehadiran para pelari memberikan dampak langsung pada tingkat keterisian hotel, sektor 
transportasi, hingga pelaku UMKM kuliner di Makassar. 

Para pelari dan pendamping diperkirakan memiliki rata-rata pengeluaran harian (daily spending) antara Rp500 ribu hingga Rp2 juta per orang.

Dengan rata-rata durasi kunjungan selama tiga malam, estimasi perputaran uang di Kota Makassar selama periode kegiatan diprediksi mencapai rentang puluhanm hingga ratusan miliar. 

Angka perkiraan ini akan diverifikasi secara khusus melalui survey yang akan dilakukan dan akan dirilis resmi oleh Dinas Pemuda dan Olahraga seusai kegiatan ini.

Selain dampak finansial langsung, MHM juga memicu multiplier effect berupa pembukaan lapangan kerja harian bagi masyarakat lokal,  pendorong industri kreatif.

"Dengan demikian, dapat bersama kita lihat betapa kegiatan olahraga mampu berperan menjadi mesin pertumbuhan ekonomi kota," ujarnya.

Sementara itu, Safrita Aryana, Race Director lomba ini, terus memantau ketat persiapan, termasuk di antaranya memastikan jadwal pelatihan sumber daya manusia yang terlibat berjalan dengan baik.

"Dari sisi medis pun kami berkoordinasi maksimal dengan sejumlah rumah sakit setempat, selain juga dengan Dinas Kesehatan, dan berharap semua berjalan lancar," ujar Safrita Aryana dari IdeaRun Race Management.
 
Komitmen Kualitas Standar Tinggi Membawa semangat "Lari untuk Semua"

MHM 2026 mengedepankan standar lari jalan raya berkualitas nasional dengan sertifikasi PASI untuk racecourse-nya.

Hal yang telah secara konsisten dilakukan sejak eksekusi pertama demi menjaga kualitas lomba.

Hal ini dapat tercapai antara lain karena dorongan stimulus dari Pemerintah Kota melalui Dispora Makassar untuk menjamin indeks  operasional, keamanan, dan kenyamanan peserta yang ideal. 

Sejumlah hal krusial yang menjadi perhatian tersebut antara lain adalah sebagai berikut: 

1. Sertifikasi Rute Resmi: Seluruh rute telah melalui kalibrasi presisi dan mendapatkan sertifikasi resmi dari PB PASI untuk menjamin keakuratan jarak dan standar kompetisi nasional. Status lomba.

2.Layanan Medis Tingkat Lanjut: Penyediaan fasilitas medis standar internasional, tim ahli, serta peralatan Life Support (AED dll) di sepanjang rute.

3.Manajemen Racecourse Profesional: Penutupan jalan yang sistematis, pengerahan ratusan marshal terlatih, dan titik hidrasi memadai.

4.Teknologi Parameter Waktu: Pengukuran waktu pelari yang akurat menggunakan timing system modern.

Inovasi Baru dan Kematangan Komunitas Pelari Sebagai bentuk respons terhadap komunitas pelari MHM yang dinilai semakin matang (mature) dan kompetitif, fokus utama lomba tahun ini dititikberatkan pada kategori Half Marathon (21K) dan 10K.

Kategori 5K yang bersifat kompetisi ditiadakan untuk mengoptimalkan kualitas race utama.(*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.