Harga TBS Sawit di Bangka Stabil, PT GPL Mapur Catat Kenaikan Tertinggi Rp230 per Kg
Asmadi Pandapotan Siregar June 06, 2026 06:23 PM

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Dinas Pangan dan Pertanian (Dinpanpertan) Kabupaten Bangka mencatat harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit petani mandiri di sejumlah pabrik kelapa sawit (PKS) yang beroperasi di wilayah tersebut masih berada dalam tren positif pada akhir pekan ini, Sabtu (6/6/2026).

Berdasarkan data per Sabtu (6/6/2026), dari sembilan PKS yang dipantau, dua perusahaan mengalami kenaikan harga, satu perusahaan mengalami penurunan, sedangkan enam perusahaan lainnya mempertahankan harga yang berlaku sebelumnya.

Kenaikan paling signifikan terjadi di PT Gunung Pelawan Lestari (GPL) Mapur. Harga TBS di perusahaan tersebut melonjak Rp230 per kilogram, dari sebelumnya Rp2.880 menjadi Rp3.110 per kilogram.

Selain itu, PT Gunung Maras Lestari (GML) Mabat juga mencatat kenaikan sebesar Rp30 per kilogram, dari Rp2.890 menjadi Rp2.920 per kilogram.

Sementara itu, penurunan harga hanya terjadi di PT Mitra Agro Sembada (MAS) Labu yang terkoreksi Rp50 per kilogram, dari Rp2.950 menjadi Rp2.900 per kilogram.

Harga tertinggi di Kabupaten Bangka saat ini masih dipegang oleh PT Tata Hamparan Eka Persada (PT. THEP) Puding Besar yang bertahan di angka Rp3.170 per kilogram, disusul oleh PT Gemilang Cahaya Mentari (PT. GCM) Tiang Tarah seharga Rp3.070 per kilogram.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Bangka, Subhan mengatakan, secara umum kondisi harga TBS petani mandiri masih cukup kompetitif dan memberikan peluang yang baik bagi petani sawit.

​"Alhamdulillah, secara umum harga TBS kelapa sawit mandiri di Kabupaten Bangka pada akhir pekan ini, masih berada di tren yang cukup positif dan kompetitif bagi petani. Kami melihat ada geliat kenaikan yang sangat baik di PT GPL Mapur yang naik hingga Rp230 perkilogram, serta di PT GML Mabat," kata Subhan kepada Bangkapos.com.

Kepala Bidang Perkebunan Dinpapertan Kabupaten Bangka, Subhan, saat ditemui diruang kerjanya, Kamis (8/1/2026)
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Bangka, Subhan

​Subhan juga mengimbau kepada para petani mandiri di Kabupaten Bangka untuk terus menjaga kualitas hasil panen mereka agar tetap memenuhi standar pabrik, sehingga posisi tawar harga di tingkat PKS dapat terus terjaga dengan baik.

​"Meskipun ada satu PKS yang mengalami sedikit penurunan Rp50, mayoritas PKS lainnya terpantau stabil di atas angka Rp2.900 bahkan banyak yang sudah menembus angka Rp3.000 per kilogram," ucpanya.

"Kami dari dinas akan terus memantau pergerakan harga ini secara berkala,  demi memastikan transparansi dan kesejahteraan para petani sawit kita di Kabupaten Bangka," ujarnya.

Sedangkan daftar lengkap harga TBS Petani Mandiri di Kabupaten Bangka per Sabtu, 6 Juni 2026 :

1. PT Tata Hamparan Eka Persada (PT. THEP) Puding Besar: Rp3.170,- (Stabil)

2. PT Gunung Pelawan Lestari (PT. GPL) Mapur: Rp3.110,- (Naik Rp230)

3. PT Gemilang Cahaya Mentari (PT. GCM) Tiang Tarah: Rp3.070,- (Stabil)

4. PT Payung Mitra Jaya Mandiri (PT. PMM) Simbel: Rp3.060,- (Stabil)

5. PT Mutiara Agro Sejahtera (PT. MAS) Kapuk: Rp3.010,- (Stabil)

6. PT Gunung Maras Lestari (PT. GML) Mabat: Rp2.920,- (Naik Rp30)

7. PT Fenyen Agro Lestari (PT. FAL) Bukit Layang: Rp2.950,- (Stabil)

​8. PT Putra Bangka Mandiri (PT. PBM) Cengkong Abang: Rp2.900,- (Stabil)

9. PT Mitra Agro Sembada (PT. MAS) Labu: Rp2.900,- (Turun Rp50).

(Bangkapos.com/Adi Saputra).

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.