Nasib Pemilik Anjing yang Gigit Bocah hingga Tewas di Jasinga Bogor, Dikepung Warga, Hendak Kabur?
Vivi Febrianti June 08, 2026 04:07 PM

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Nasib pemilik anjing pemburu babi yang diduga gigit bocah hingga tewas di Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor berakhir tragis.

Dikabarkan kalau pemilik anjing itu dihakimi warga karena hendak melarikan diri.

Kasus kematian bocah laki-laki ini terjadi di Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, Minggu (7/6/2026).

Awalnya warga menemukan seorang anak laki-laki meninggal dunia di kawasan hutan.

Saat ditemukan bocah itu sudah meninggal dunia dalam kondisi yang memprihatinkan.

Terdapat luka pada tubuh korban di bagian kepala dan leher.

Warga yang menemukan bocah itu pun tampak tak kuasa menahan tangis.

"Allahu Akbar, yaa Allah," katanya sambil menahan tangis.

Sambil merekam sang bocah, ia pun mengabarkan temuannya itu.

"Izin Pak Jarwo, ieu budak yeuh (ini anak), di bedeng," katanya.

Tubuh bocah itu pun kemudian digendong oleh anggota TNI sambil ditutupi kain sarung.

Terlihat warga mengumpulkan barang-barang korban, seperti sandal dan pakaian.

Terdengar pula ada bagian tubuh korban yang tercecer.

Warga kemudian mengambil potongan tubuh korban untuk dibawa bersama jasadnya.

Kaur Bin Opsnal Satreskrim Polres Bogor, Iptu Dwi Wiyanto mengatakan kalau saat kejadian korban dikejar oleh beberapa ekor anjing.

Saat itu korban bersama dengan satu temannya sedang memancing.

Temannya berhasil kabur dan selamat dari kejaran anjing.

Namun korban tidak selamat dan berakhir tewas secara tragis.

"Ada beberapa ekor anjing yang mengejar dua anak yang kebetulan berada di kawasan hutan sedang memancing, satu anak berhasil selamat, satu lagi meninggal dunia akibat digigit oleh anjing-anjing yang sedang melakukan aktivitas perburuan," ungkapnya.

Baca juga: Bocah di Jasinga Bogor Tewas Digigit Anjing Pemburu Babi Hutan, Polisi Periksa 8 Saksi

Polisi Lakukan Uji Sampel

Polres Bogor bekerja sama dengan Puslabfor Polri dalam mendalami kematian bocah laki-laki akibat digigit anjing di wilayah Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor.

Melalui kolabrasi tersebut, Polres Bogor membawa sejumlah anjing untuk dilakukan pengujian sampel di Puslabfor.

Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen Polres Bogor dalam menangani perkara secara ilmiah atau scientific crime investigation guna memberikan kepastian hukum.

Saat ini, anjing-anjing yang diduga menjadi penyebab kematian korban saat ini telah diamankan dan sedang dalam penanganan intensif bersama dinas terkait untuk dilakukan tes rabies.

Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto mengatakan, koordinasi ini akan menentukan arah penanganan perkara sekaligus memastikan kondisi kesehatan lingkungan pasca-insiden.

"Hari ini kami mendatangi langsung Puslabfor Bareskrim Polri untuk mengawal pengujian sampel terkait insiden gigitan anjing di Jasinga. Secara paralel, kami juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bogor," ujarnya, Senin (8/6/2026).

Ia menyebut, pemeriksaan berkala dan isolasi terhadap anjing yang diamankan tersebut dinilai sangat penting guna mengetahui status kesehatan hewan secara medis, yang nantinya akan menentukan tindakan medis lanjutan bagi korban.

​Saat ini, Polres Bogor masih menunggu hasil resmi dari tim ahli Puslatfor Bareskrim Polri maupun hasil observasi dari Diskanak. 

AKBP Wikha Ardilestanto juga mengimbau masyarakat, khususnya warga Jasinga, untuk tidak panik dan tetap tenang menyerahkan penanganan perkara ini kepada petugas.

​"Hasil dari Puslatfor dan uji rabies dari dinas terkait akan menjadi pijakan hukum yang kuat bagi penyidik. Kami pastikan penanganan dilakukan secara transparan, profesional. Kami meminta masyarakat tetap kondusif dan mempercayakan proses ini kepada kami," katanya.

Baca juga: Dalami Tewasnya Bocah Akibat Gigitan Anjing di Jasinga, Polres Bogor Lakukan Uji Sampel di Puslabfor

Pemilik anjing

Sementara itu ramai di media sosial TikTok, terduga pemilik anjing sempat datang ke Polsek Jasinga.

Pada video itu, terlihat sebuah mobil sedang dikerumuni oleh warga.

Terlihat warga yang murka menendang dan memukul mobil tersebut.

Pada narasi yang disampaikan di video itu, terduga pemilik anjing hendak dihakimi massa karena berusaha kabur.

"Posisi nu boga anjingnya geus digebukan tah. Di kantor polisi Jasinga ya. Arek kabur ceunah (Posisi yang punya anjing sudah dipukuli. Di kantor polisi Jasinga. Mau kabur katanya," tutur pria di video tersebut.

Ia juga menuturkan kalau warga sekitar kejadian berkumpul di Jasinga untuk mencari keadilan.

Namun belum terkonfirmasi apakah pengendara itu benar pemilik anjing atau bukan.

https://whatsapp.com/channel/0029VaGzALAEAKWCW0r6wK2t

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.