Bupati Trenggalek Terima CSR untuk Floor Projector di Seputaran Alun-alun: Wujudkan Kota Atraktif
Rendy Nicko June 10, 2026 04:50 PM

TRIBUNMATARAMAN.COM, TRENGGALEK - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek menerima bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank Jatim berupa Floor Projector Highlight.

Lampu sorot lantai tersebut bakal dipasang di seputaran Alun-Alun Trenggalek untuk menampilkan beberapa karakter menarik.

Penyerahan bantuan ini dilakukan langsung oleh Direktur Teknologi Informasi, Digital, dan Operasi Bank Jatim, Wiweko Probojakti, kepada Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, di ruang Paringgitan Pendopo Manggala Praja Nugraha.

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin mengaku ini sangat mendukung visi misi dalam mewujudkan kota atraktif.

Baca juga: Warga Gagalkan 2 Aksi Pencurian di Kota Blitar, Pelaku Diserahkan Warga ke Polisi

Menurutnya, sebagai daerah yang berada di tiga terbawah dalam hal kemampuan fiskal di Provinsi Jawa Timur, Kabupaten Trenggalek harus memutar otak untuk terus berbenah di tengah keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

"Saya mewakili seluruh masyarakat mengucapkan terima kasih. Sampai beberapa tahun ke depan, kita ingin mencapai kota atraktif," ujar Mochamad Nur Arifin, Rabu (10/6/2026).

Mas Ipin, sapaan akrabnya ini mengaku saat ini terdapat lima titik Floor Projector Highlight yang mempercantik kawasan Alun-Alun Trenggalek.

"Salah satu daya tariknya attractiveness adalah bagaimana caranya Kota Trenggalek lebih menarik untuk kegiatan bisnis, wisata, dan lain sebagainya," ulasnya.

Ke depan, Pemkab Trenggalek berencana memperluas area ruang publik hingga ke bagian jalan aspal di sekitar alun-alun.

"Setiap Jumat dan Sabtu malam kan banyak orang berjualan. Harapannya, ini juga bisa menambah rezeki para pedagang karena alun-alunnya menjadi lebih berwarna-warni," imbuhnya.

Pria yang juga sebagai Wakil Ketua Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) ini menambahkan penataan kota tersebut merupakan bagian dari pembangunan kawasan yang dibiayai melalui berbagai skema kolaborasi.

Baik melalui PT SMI maupun Bank Jatim, yang sudah disetujui oleh DPRD Trenggalek 

"Kami cukup senang dengan kolaborasi ini dan mengucapkan selamat karena Bank Jatim membukukan performa korporasi yang cukup baik tahun ini," paparnya.

Bukan hanya mempercantik kota, Masi Ipin juga tengah menggenjot Digitalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor pariwisata dan penyelenggaraan acara atau event.

"Saya juga titip pesan, tolong jaga perekonomian Jawa Timur di tengah banyaknya tekanan informasi yang berpotensi menimbulkan kepanikan. Tadi saya cek, Bank Jatim masih on the track," tutup Mas Ipin.

Sementara itu, Direktur Teknologi Informasi, Digital, dan Operasi Bank Jatim, Wiweko Probojakti, menyampaikan apresiasinya atas dukungan penuh Pemkab Trenggalek terhadap Bank Jatim selama ini.

Pria yang akrab disapa Didik itu menjelaskan bahwa lima titik Floor Projector Highlight di alun-alun sudah resmi beroperasi dan berhasil menciptakan atraksi visual yang indah bagi masyarakat.

"Kami terus berkomitmen memberikan kinerja yang terbaik. Begitu kinerja membaik, maka laba akan bertambah dan tentunya pengembalian dividen kepada pemerintah daerah semakin meningkat," ujar Didik.

Didik menambahkan, pihaknya juga terus mempercepat digitalisasi pelayanan publik dan transaksi keuangan daerah.

Salah satu kanal digital andalan mereka, J-Connect Mobile Banking, saat ini telah diunduh oleh lebih dari 220 ribu pengguna, termasuk sekitar 5.000 Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Trenggalek.

Baca juga: Ingin Usir Nyamuk, Enam Kambing dan 1 Ton Gabah Milik Warga Picisan Tulungagung Malah Ludes Terbakar

Ia juga menyatakan dukungannya terhadap konsep kota atraktif dan zona bebas emisi atau Net Zero Carbon yang digagas oleh Mas Ipin.

"Sebagai orang yang senang jalan pagi, lari, dan bersepeda, saya sangat senang dengan ide tersebut. Ini adalah bentuk keberpihakan kepada masyarakat yang ingin menghirup udara bersih bebas polusi," tuturnya.

Ke depan, Bank Jatim berkomitmen mengintegrasikan sistem digital mereka dengan agenda wisata di Trenggalek.

"Semoga dua sampai tiga bulan ke depan, jika ada event seperti Trenggalek Festival Jaranan, masyarakat bisa berburu (war) tiket langsung menggunakan aplikasi J-Connect tanpa perlu mengantre di ticket boot atau kantor cabang," pungkasnya. 

(Madchan Jazuli/TribunMataraman.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.