Kandang Ayam di Panjatan Kulon Progo Ludes Terbakar, Kerugian Capai Miliaran Rupiah
Muhammad Fatoni June 10, 2026 05:05 PM

 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Bangunan kandang ayam milik warga di Kalurahan Bugel, Kapanewon Panjatan, Kulon Progo ludes terbakar pada Selasa (09/06/2026) malam.

Peristiwa ini menyebabkan kerugian hingga miliaran rupiah.

Kapolsek Panjatan, AKP Muji Untoro, menjelaskan laporan kejadian kebakaran tersebut diterima sekitar pukul 20.00 WIB, Selasa malam.

Laporan juga diterima oleh Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kulon Progo.

"Dugaan awal kebakaran terjadi sekitar pukul 19.15 WIB, sebab saat dilaporkan api kebakarannya sudah membesar," jelas Muji pada wartawan, Rabu (10/06/2026).

Setelah menerima laporan, tim Polsek Panjatan dan Damkarmat Kulon Progo langsung ke lokasi untuk melakukan upaya pemadaman. Prosesnya turut dibantu oleh warga sekitar.

Setelah berjibaku dengan api, kebakaran akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.30 WIB.

Namun sebagian besar kandang sudah ludes terbakar bersama 20 ribu ayam yang baru berumur 1 hari.

"Kerugian akibat kejadian ini ditaksir mencapai Rp 2,1 miliar," ungkap Muji.

Baca juga: Harga Pertamax Melonjak, Warga Kulon Progo Khawatir Harga Pertalite Juga Bakal Ikut Naik

Korsleting Listrik

Usai api berhasil dipadamkan, petugas lalu memeriksa kondisi kandang untuk mencari tahu penyebab kebakaran. 

Sekaligus memastikan api benar-benar sudah padam.

Muji mengatakan kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik. Percikan api kemudian mengenai bangunan kandang hingga api akhirnya merambat ke seluruh bangunan.

"Kandang ayamnya sendiri jenis close house dengan kapasitas 40 ribu ekor ayam," katanya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulon Progo, Setiawan Tri Widada menyampaikan sebanyak 3 armada dan puluhan personel Damkarmat diterjunkan untuk memadamkan kebakaran di Bugel.

Tangki air cadangan pun juga disiapkan untuk membantu pemadaman.

Sebab lokasi kebakaran cukup jauh dari sumber air. Selain itu kandang yang kebakaran berdiri di lahan berpasir, sehingga membuat kendaraan Damkarmat sulit bermanuver.

"Meski api berhasil dipadamkan, personel Damkarmat tetap berjaga-jaga selama beberapa jam guna memastikan tidak ada sumber api baru," jelas Setiawan.

Ia pun turut mengimbau masyarakat agar selalu memeriksa kondisi instalasi listrik secara rutin.

Terutama untuk memastikan agar tidak terjadi korsleting dan bisa menyebabkan kebakaran.(*)
 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.