TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Setelah hiatus hampir satu dekade lebih
Paramedis666 band Asal Cipari - Cilacap merilis single terbaru berjudul “Tanah Perjanjian”.
Lagu ini menjadi gerbang pembuka bagi dua karya besar yang akan menyusul: EP bertajuk Kitab Hitam Janji Darah dan album penuh berjudul Dominasi Hukum Hitam.
Perwakilan Paramedis666 Uie Bloodhammer mengatakan Tanah Perjanjian dalam lagu ini dimaknai secara mendalam sebagai simbol dari hak yang layak diperjuangkan, kebenaran yang harus ditegakkan, serta tujuan hidup yang pantas dipertahankan sampai titik darah penghabisan.
Ia digambarkan sebagai wilayah takdir yang tidak diberikan secara cuma-cuma, melainkan harus direbut dengan pengorbanan dan keteguhan hati.
Menurutnya lagu tersebut terinspirasi dari konsep teologis kuno yang mengangkat makna bahwa tanah perjanjian adalah warisan mutlak sekaligus bukti sah keberadaan, batas identitas, dan tujuan akhir dari sebuah perjuangan panjang.
Melalui komposisi yang kuat dan lirik yang sarat makna, Paramedis666 mengajak pendengar untuk merenungkan arti perjuangan dan nilai dari sesuatu yang diperoleh melalui pengorbanan.
“Tanah Perjanjian bukanlah tempat yang bisa didatangi dengan mudah Ia adalah janji yang harus ditebus, identitas yang harus dipertahankan, dan warisan yang harus dijaga. Lagu ini menjadi awal dari perjalanan panjang yang akan kami rangkum dalam EP dan album mendatang, di mana setiap karya akan berbicara tentang janji, pengorbanan, dan kekuasaan atas takdir sendiri,” katanya.
Single “Tanah Perjanjian” kini telah tersedia di berbagai platform musik digital dan kanal resmi Paramedis666.
Rilis ini menjadi langkah awal yang menandai dimulainya babak baru dalam perjalanan bermusik Paramedis666, yang akan menyajikan konsep dan narasi yang lebih luas dalam karya-karya berikutnya.