BOLASPORT.COM - Pebulu tangkis tunggal putri Korea Selatan, An Se-young, baru saja mempertahankan gelar dengan menjuarai Indonesia Open 2026.
An Se-young berhasil meraih gelar ketiga Indonesia Open dalam kariernya, jumlah tersebut merupakan setengahnya dari tunggal putri yang meraih gelar terbanyak yakni Susy Susanti.
Susy Susanti masih menjadi tunggal putri dengan gelar terbanyak Indonesia Open sebanyak enam kali, kemudian Li Ling Wei (China) empat kali, dan masing-masing tiga kali milik An Se-young (Korea Selatan), dan Tai Tzu Ying (Taiwan).
Atas pencapaiannya itu, An menjadi atlet pertama yang melampaui hadiah uang tunai 3 juta dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar 537 miliar rupiah di bulu tangkis.
Bintang Korea Selatan ini menjadi atlet pertama, tanpa memandang jenis kelamin, yang mencapai tonggak sejarah dalam bulu tangkis.
Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) mengumumkan pada Kamis (11/6/2026) melalui media sosial resminya bahwa An Se-young menjadi pemain bulu tangkis pertama yang mencapai hadiah uang tunai kumulatif sebesar 3 juta dolar AS.
Jumlah ini belum termasuk sponsor, kontrak tim, bonus federasi, iklan, dan endorsement.
BWF memuji tunggal putri nomor satu dunia ini sebagai atlet yang tak tertandingi dan telah menetapkan tonggak sejarah lain dalam bulu tangkis.
BWF juga merilis poster peringatan atas pencapaian angka 3 juta dolar tersebut.
An Se-young, mengalahkan pemain peringkat 3 dunia, Akane Yamaguchi (Jepang), dengan skor 23-21, 21-12 pada final Indonesia Open 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/6/2026).
Dengan kemenangan ini, An berhasil mempertahankan gelarnya untuk tahun kedua berturut-turut setelah kemenangan tahun lalu dan mengamankan trofi ketiga dalam kariernya di ajang tersebut, termasuk kemenangan pertamanya di tahun 2021.
Ia juga mencapai kemenangan beruntun setelah kemenangannya pada Singapore Open, turnamen sebelumnya.
An Se-young meraih kemenangan kelimanya musim ini. Rekor musimnya adalah 38 kemenangan dan 1 kekalahan.
Dengan kemenangan ini, An Se-young memperkuat posisinya sebagai pemain terkuat dunia yang tak terbantahkan sekaligus menjadi protagonis dari rekor yang belum pernah dicapai siapa pun sebelumnya.
Ia mencapai final pada setiap turnamen yang diikutinya, dengan satu-satunya kekalahan adalah dari pemain peringkat 2 dunia, Wang Zhi Yi (China) pada final All England Open 2026
Dalam sejarah bulu tangkis, pemain berusia 24 tahun itu adalah atlet pertama, tanpa memandang jenis kelamin, yang melampaui total hadiah uang karier individu sebesar 3 juta dolar AS.
Peringkat kedua adalah Tai Tzu Ying (Taiwan) dan ketiga adalah Viktor Axelsen (Denmark).
Kedua atlet tersebut mencatatkan hadiah uang di kisaran 2,5 juta dolar AS (sekitar Rp 44 miliar).
Prestasi An Se-young yang memecahkan rekor terkait hadiah uang bukanlah yang pertama.
Sebelumnya, ia mencetak sejarah pada Desember tahun lalu dengan menjadi pemain pertama yang melampaui 1 juta dolar AS (sekitar Rp 18 miluar) dalam satu musim setelah memenangkan BWF World Tour Finals 2025 yang digelar di Hangzhou, China.