TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Pasuruan - Polres Pasuruan memberikan penghargaan berupa ibadah umroh kepada lima anggota yang dinilai memiliki dedikasi tinggi dalam menjalankan tugas serta konsisten menjaga kehidupan spiritual.
Penghargaan tersebut diumumkan langsung oleh Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono. Momen itu berlangsung penuh haru, terutama ketika nama Brigadir Alvian dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pasuruan disebut sebagai salah satu penerima hadiah umrah.
Alvian tampak tidak mampu menyembunyikan rasa harunya. Dengan mata berkaca-kaca, ia beberapa kali menyeka air mata karena tidak menyangka akan mendapatkan kesempatan beribadah ke Tanah Suci melalui penghargaan dari institusinya.
Baca juga: Dalam Rangka Kampanye Gaya Hidup Sehat, KORMI Kabupaten Pasuruan Gelar Cek Kebugaran Massal
“Terima kasih kepada Bapak Kapolres atas hadiah umrah ini. Semoga beliau selalu diberikan kesehatan, kesuksesan, dan karier yang semakin baik,” ujar Alvian, Rabu (10/6/2026).
Rasa syukur serupa disampaikan Ipda Murjianto, KBO Satreskrim Polres Pasuruan. Ia mengaku terkejut ketika mengetahui dirinya termasuk dalam daftar penerima penghargaan tersebut.
Menurut Murjianto, hadiah umrah menjadi anugerah yang sangat berarti, tidak hanya bagi dirinya, tetapi juga bagi keluarga yang selama ini mendukung pengabdiannya sebagai anggota Polri.
“Saya tidak menyangka bisa mendapatkan hadiah umroh ini. Terima kasih kepada Bapak Kapolres atas penghargaan yang diberikan. Semoga menjadi keberkahan bagi kami semua,” katanya.
Baca juga: Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Walikota Pasuruan Ingatkan Disiplin Kerja dan Kepedulian Lingkungan
Brigadir Alvian dan Ipda Murjianto merupakan dua dari lima anggota Polres Pasuruan yang menerima hadiah umroh. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, loyalitas, integritas, serta konsistensi mereka dalam menjalankan tugas dan kehidupan keagamaan.
Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono menjelaskan seluruh penerima dipilih melalui proses penilaian yang mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari profesionalisme dalam bekerja hingga perilaku sehari-hari.
Penilaian juga mencakup kepatuhan terhadap aturan, loyalitas kepada institusi, serta rekam jejak kedinasan yang bersih dari pelanggaran disiplin maupun kode etik.
“Mereka adalah anggota yang selama ini bekerja dengan baik, tidak pernah bermasalah dalam kedinasan, tidak pernah terlibat pelanggaran disiplin maupun kode etik. Mereka layak mendapatkan apresiasi,” kata Harto.
Baca juga: Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Walikota Pasuruan Ingatkan Disiplin Kerja dan Kepedulian Lingkungan
Menurut Harto, penghargaan tersebut merupakan bentuk perhatian institusi kepada anggota yang mampu menjaga keseimbangan antara tanggung jawab pekerjaan dan kehidupan spiritual.
Ia mengatakan keberhasilan seorang anggota Polri tidak hanya diukur dari pencapaian kerja, tetapi juga dari integritas, akhlak, dan kedisiplinan yang tercermin dalam kehidupan sehari-hari.
“Penghargaan ini kami berikan kepada anggota yang dedikasinya baik dalam bekerja maupun beribadah. Harapannya bisa menjadi motivasi bagi anggota lainnya untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.
Kapolres berharap budaya penghargaan semacam ini dapat mendorong lahirnya lebih banyak personel yang profesional, berintegritas, dan humanis dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.