TRIBUNBENGKULU.COM - Nama PBX Finder menjadi perhatian publik setelah mantan Ketua BEM Keluarga Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (KM UGM) 2025, Tiyo Ardianto, mengaku menemukan alat tersebut menempel di bagian bawah mobil yang digunakannya.
Temuan itu mencuat setelah Tiyo membagikan video di media sosial yang memperlihatkan sebuah alat pelacak berwarna hitam yang ditemukan di kendaraannya.
Lantas, apa itu PBX Finder?
Mengutip laman Device Report, Senin (15/6/2026), PBX Finder merupakan alat pelacak pintar (smart tracking device) berukuran kecil yang digunakan untuk mengetahui lokasi suatu objek secara berkala.
Perangkat ini dapat dipakai untuk melacak berbagai barang, mulai dari kunci, dompet, hingga kendaraan.
Ukurannya yang ringkas membuat alat tersebut mudah dipasang pada berbagai objek, termasuk mobil.
Dengan begitu, lokasi objek yang dipasangi alat dapat dipantau saat berpindah tempat.
PBX Finder umumnya menggunakan baterai isi ulang yang dapat diisi melalui wireless charging dock atau perangkat yang kompatibel.
Daya tahannya diperkirakan berada di kisaran 10 hingga 30 hari, tergantung penggunaan.
Alat ini juga terintegrasi dengan jaringan Apple Find My.
Artinya, ketika ada perangkat Apple dengan fitur Find My aktif berada di sekitar PBX Finder, perangkat tersebut dapat menangkap sinyal yang dipancarkan alat pelacak.
Selanjutnya, perangkat yang mendeteksi sinyal tersebut akan mengirimkan informasi lokasi secara anonim ke jaringan Find My.
Dari data itulah pemilik alat dapat mengetahui posisi objek yang dipasangi pelacak.
Secara sederhana, cara kerja PBX Finder disebut mirip dengan AirTag, yaitu memanfaatkan sinyal Bluetooth yang dideteksi perangkat di sekitarnya lalu diteruskan melalui jaringan Find My.
Mengutip Apple Support, Find My merupakan layanan pelacakan milik Apple yang digunakan untuk menemukan perangkat yang hilang, melacak lokasi perangkat, hingga mencari barang yang dipasangi AirTag.
Melalui fitur ini, pengguna juga dapat melihat lokasi perangkat, mengunci perangkat dari jarak jauh, hingga menghapus data jika diperlukan.
Alat Pelacak Ditemukan di Mobil Tiyo
Dugaan pengintaian terhadap mantan Ketua BEM KM UGM 2025, Tiyo Ardianto, mencuat setelah sebuah alat pelacak (tracker) ditemukan menempel di bagian bawah mobil yang digunakannya.
Keberadaan alat tersebut diketahui setelah telepon seluler milik Tiyo memberikan notifikasi yang mengindikasikan adanya perangkat pelacak di sekitarnya.
Temuan itu kemudian dibagikan Tiyo melalui video yang diunggah di akun media sosial pribadinya, @tiyoardianto_.
Dalam video tersebut, Tiyo memperlihatkan alat pelacak berwarna hitam yang berhasil ditemukan setelah dilakukan pengecekan pada kendaraannya.
"Nah, teman-teman sekalian bisa dilihat, ini adalah alat pelacak yang namanya PPX Finder. Saya tahu ini karena muncul di notifikasi ponsel saya. Kemudian tadi kita cari dan kita temukan alat pelacak ini ada di bawah kendaraan," ungkap Tiyo dalam video tersebut, dikutip dari Tribunjogja.com, Minggu (14/6/2026).
Ditemukan Usai Menghadiri Demonstrasi
Tiyo menduga alat pelacak tersebut dipasang oleh pihak yang tidak dikenal.
Dugaan intimidasi menguat karena alat tersebut ditemukan setelah dirinya menghadiri aksi unjuk rasa di kawasan Gejayan, Kabupaten Sleman.
Menurut Tiyo, pemasangan alat pelacak di kendaraannya merupakan tindakan yang tidak dapat dibenarkan.
Ia menilai peristiwa tersebut bukan sekadar gangguan terhadap privasi, tetapi juga dapat dipandang sebagai bentuk ancaman terhadap kebebasan berpendapat.
"Dipasang entah oleh siapa, tapi yang jelas ini adalah satu kejadian yang sangat menjijikkan. Yang menunjukkan betapa menjijikkannya juga rezim yang hari ini sedang berkuasa," tegas Tiyo.
Ia juga mengaku prihatin karena kritik yang disampaikan untuk kepentingan perbaikan bangsa justru dibalas dengan tindakan yang menurutnya mengarah pada ancaman.
"Kita yang mengkritik untuk perbaikan bangsa, dengan ketulusan cinta justru dibalas dengan ancaman dan marabahaya," tambahnya.
Gabung grup Facebook TribunBengkulu.com untuk informasi terkini