SURYAMALANG.COM, SIDOARJO - Pemkab Sidoarjo berusaha memperluas kepesertaan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) guna memperkuat ekosistem ekonomi kerakyatan.
Bupati Sidoarjo, Subandi, juga mengajak semua pejabat sampai tingkat desa untuk ikut bergabung jadi anggota KDMP.
Melalui Surat Edaran Bupati Nomor SE No. 500.3/7339/438.1.2.2/2026, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), perangkat desa, hingga ketua RT/RW di wilayah tersebut diinstruksikan untuk ikut menjadi anggota.
Surat edaran tersebut ditujukan secara menyeluruh kepada Sekretaris Daerah, Asisten Sekda, kepala perangkat daerah, camat, kepala desa, lurah, hingga lingkup terkecil pengurus RT dan RW se-Kabupaten Sidoarjo.
Bupati Subandi menegaskan, kebijakan ini merupakan langkah konkret daerah dalam mendukung program prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk menggerakkan perekonomian dari desa.
"Program Presiden ini bertujuan menggerakkan perekonomian di setiap desa. Karena itu, dibutuhkan komitmen dan kerja sama nyata dari semua pihak agar koperasi yang telah terbentuk dapat berjalan dan berkembang," ujar Subandi kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (16/6/3026).
Baca juga: Tragedi Semburan Lumpur Lapindo Sidoarjo Sudah Berumur 20 Tahun, Warga Masih Diteror Kecemasan
Bupati Subandi juga memastikan ia dan keluarganya akan mendaftarkan diri di domisili mereka, Desa Pabean, Kecamatan Sedati.
Hingga pertengahan Juni 2026, Sidoarjo tercatat telah mendirikan 84 gedung KDMP, sementara beberapa lainnya masih dalam tahap pembangunan.
Untuk menstimulus aktivitas ekonomi, Pemkab Sidoarjo menggandeng Perum Bulog dan sejumlah pabrik gula guna menggelar pasar murah di jaringan gerai koperasi tersebut.
Langkah ini dirancang sebagai sarana sosialisasi sekaligus intervensi pasar untuk membantu masyarakat mendapatkan komoditas bahan pokok di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET).
“Harga sembako di koperasi harus di bawah HET supaya masyarakat desa terbantu dan perputaran usaha koperasi berjalan cepat," kata Subandi.
Geliat pengembangan koperasi di Sidoarjo juga mendapat atensi dari pemerintah pusat. Pada Jumat (12/6/2026), Tenaga Ahli Utama Deputi V Kepala Staf Kepresidenan Letjen TNI (Purn) Arif Rahman meninjau langsung dua titik gerai, salah satunya di Desa Sumorame.
Arif mengapresiasi akselerasi infrastruktur koperasi di Sidoarjo yang dinilai sangat progresif dibandingkan dengan wilayah lain.
Menurut dia, sinergi antara kepala daerah dan aparatur di bawahnya membuat Sidoarjo layak menjadi proyek percontohan nasional dalam implementasi program KDMP.
"Atensi dari Bupati sangat luar biasa untuk mengembangkan koperasi ini. Gedung dan gerai yang sudah siap harus segera dimanfaatkan optimal agar langsung berdampak pada ekonomi warga desa," tutur Arif.
Baca juga: Remaja Putri di Sidoarjo Hamil Akibat Ulah Nakal Ayah Kandung