SURYA.CO.ID, SURABAYA – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) menambah pasokan LPG subsidi 3 kilogram di Jawa Timur sebanyak 922.680 tabung.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi selama perayaan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.
Momentum 1 Muharram yang identik dengan berbagai kegiatan keagamaan, pawai budaya, hingga aktivitas sosial masyarakat diperkirakan meningkatkan kebutuhan LPG rumah tangga.
Karena itu, Pertamina memperkuat distribusi dengan menyalurkan pasokan tambahan hingga 56 persen dari rata-rata penyaluran harian di Jawa Timur.
Menurut Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus, Ahad Rahedi, seluruh infrastruktur distribusi energi telah disiagakan guna mengantisipasi lonjakan konsumsi masyarakat selama masa libur.
Baca juga: LPG 3 Kg Dibatasi, Pemkab Sampang Gelar Program Tukar Tabung Bright Gas
"Kami lakukan untuk memastikan pasokan LPG di wilayah Jatim pada hari libur perayaan Tahun Baru Islam dalam kondisi aman dan tercukupi," kata Ahad Rahedi, Selasa (16/6/2026).
Ahad menjelaskan, produk LPG menjadi salah satu kebutuhan utama masyarakat saat perayaan Tahun Baru Islam. Banyak kegiatan yang melibatkan konsumsi bersama, mulai dari pengajian, tasyakuran, hingga kegiatan sosial yang membutuhkan pasokan energi lebih besar dibanding hari biasa.
Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, Pertamina menerapkan penyaluran fakultatif atau distribusi tambahan di luar kuota reguler.
"Pada momen perayaan ini, produk LPG menjadi primadona yang digunakan dalam aktivitas masyarakat. Guna menghadapi lonjakan permintaan, kami telah memitigasi melalui pelaksanaan penyaluran fakultatif sebagai tambahan penyaluran di luar penyaluran reguler untuk memenuhi kebutuhan yang meningkat," jelas Ahad.
Baca juga: Bahlil Janji Harga BBM dan LPG Subsidi Tetap Stabil di Tengah Kenaikan Pertamax
Tambahan sebanyak 922.680 tabung LPG 3 kg itu diharapkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat di seluruh wilayah Jawa Timur selama perayaan berlangsung.
Meski menambah pasokan, Pertamina mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Perusahaan memastikan stok LPG maupun BBM berada dalam kondisi aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak membeli produk secara berlebihan, terutama LPG. Masyarakat jangan mudah terpancing atas informasi yang belum tentu kebenarannya, jangan sampai kekhawatiran masyarakat dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab," ungkap Ahad.
Pertamina juga kembali mengingatkan bahwa LPG 3 kg merupakan produk subsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu. Sementara masyarakat mampu diimbau menggunakan produk non-subsidi seperti Bright Gas.
Selain LPG, Pertamina turut melakukan penguatan stok BBM dengan membangun cadangan pasokan sesuai kebutuhan serta melakukan pemeriksaan sarana dan fasilitas SPBU secara intensif. Pengawasan juga dilakukan terhadap aspek kuantitas dan kualitas BBM agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal selama libur Tahun Baru Islam.