SURYAMALANG.COM, KOTA BLITAR - Badan Gizi Nasional (BGN) akan melakukan evaluasi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) saat libur sekolah 2026 di Kota Blitar.
Semua dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) selaku mitra BGN dalam pelaksanaan program MBG untuk sementara berhenti beroperasi selama masa libur sekolah.
Menanggapi rencana itu, pemilik SPPG di Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, Rafindra AF (31) mengatakan, akan mengikuti kebijakan dari BGN.
"Sesuai surat yang kami terima dari BGN, semua (SPPG) berhenti operasional saat libur sekolah."
"Jadwal libur sekolah mengikuti aturan di masing-masing daerah."
"Untuk Kota Blitar, kemungkinan libur sekolah mulai 22 Juni-11 Juli 2026," kata Rafindra kepada SURYAMALANG.COM, Kamis (18/6/2026).
Rafindra menyambut baik rencana evaluasi dapur SPPG yang akan dilakukan oleh BGN.
Baca juga: Mahasiswa di Surabaya Desak MBG Dihentikan : Sarang Korupsi, Memicu Keracunan dan Tak Tepat Sasaran
Ada 33 poin persyaratan yang harus dipenuhi SPPG, antara lain soal layout bangunan dan fasilitas dapur.
"Saya pribadi selalu berusaha memenuhi aturan baru dari BGN. Karena kami ingin program ini terus berlanjut," katanya.
"Apalagi, SPPG Gedog ini berada di wilayah pinggiran Kota Blitar, kelas ekonominya menengah."
"Saya melihat penerima manfaat program MBG dari dapur kami memang yang membutuhkan," lanjutnya.
Ia menjelaskan, SPPG Gedog mulai beroperasi pada Februari 2026.
Sejak awal beroperasi, ia sudah berusaha memenuhi persyaratan dari BGN, mulai layout bangunan sampai peralatan dapur.
"Kalau dapur kami, layout sudah benar, gudang kering harus ada AC, gudang alat juga harus ada AC."
"Insya Allah di sini sudah 80 persen memenuhi persyaratan BGN. Mungkin kami akan menambah AC lagi di dapur," katanya.
Dikatakannya, kebijakan dari BGN memang terus berkembang setiap waktu. Ia selalu mengikuti perkembangan kebijakan dari BGN.
"Kami terus mengikuti update dari BGN. Makanya, ketia kemarin ada suspend SPPG secara serentak, kami tidak kena. Karena untuk IPAL kami juga sudah sesuai," ujarnya.
Ia menjelaskan, saat ini, SPPG Gedog melayani program MBG untuk 1730 penerima manfaat yang terdiri atas 1.605 siswa sekolah serta 125 balita dan ibu menyusui.
Baca juga: Gadis Belia di Blitar Dijadikan Umpan untuk Kencan di Gubuk, Aksi Perampasan Dibongkar Polisi
Sejumlah sekolah yang penerima manfaat program MBG dari SPPG Gedog, yaitu, SMK Telkom, SDN Gedog 1, SDN Gedog 2, dan 9 TK.
"Dapur kami banyak melayani program MBG untuk anak TK. Ada 9 TK yang menerima manfaat program MBG dari kami," katanya.
Menurutnya, saat SPPG berhenti operasional, para pegawai dapur juga ikut libur.
Pegawai yang tetap masuk hanya keamanan dan staf dari BGN. Ada tiga staf dari BGN di SPPG, yaitu, ahli gizi, akuntan, dan kepala dapur.
"Pegawai kami ada 47 orang terdiri atas keamanan, bagian masak, bagian cuci, staf, bagian penata porsi, dan bagian distribusi," ujarnya.
"Sedang jadwal libur sekolah di Kota Blitar dimulai pada 22 Juni 2026 sampai 11 Juli 2026," pungkasnya.
Baca juga: Erupsi Kamis 18 Juni 2026, Gunung Semeru 8 Kali Keluarkan Asap dan 4 Kali Keluarkan Guguran Lava