Baru Saja Damai, AS Ancam Serang Iran Lagi jika Teheran Tak Mau Hentikan Ambisi Senjata Nuklir
Nathanael MoerRahardian June 19, 2026 12:12 PM

- Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Pete Hegseth mengancam akan menyerang Iran lagi jika Teheran tidak memenuhi komitmennya sesuai kesepakatan yang ditandatangani.

Pernyataan itu disampaikan Hegseth di Brussels, Belgia, Kamis (18/6/2026) seusai mengikuti pertemuan dengan para menteri pertahanan negara-negara anggota NATO.

"Iran tidak mungkin memiliki senjata nuklir. Titik, tidak mungkin memiliki senjata nuklir. Semua orang tahu itu. Jadi, tindakan militer kita dan negosiasi apa pun akan berpusat pada hal itu. Dan presiden telah menunjukkan bahwa kita akan siap untuk memulai kembali," kata Hegseth.

Hegseth juga mengatakan Washington siap untuk memberlakukan kembali blokade jika Iran gagal membuka kembali Selat Hormuz untuk pelayaran komersial.

"Ketika blokade dibuka sepenuhnya, kami akan mundur dan membiarkan perdagangan mengalir. Tetapi jika Iran tidak patuh, maka kami lebih dari mampu untuk memberlakukan kembali blokade yang ketat," sambungnya.

Sebelumnya, dokumen kesepakatan damai ditandatangani oleh Presiden AS Donald Trump dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian pada Rabu (17/6/2026).

Dokumen tersebut berisi 14 poin mencakup pembukaan Selat Hormuz, penghentian perang di seluruh lini, hingga pencabutan blokade.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.