Manado (ANTARA) - Direktur SDM dan Umum BPJS Kesehatan, Vetty Yulianty Permanasari, menegaskan bahwa Program JKN merupakan program strategis nasional yang membutuhkan dukungan seluruh pihak..

"Keberhasilan Program JKN adalah hasil kolaborasi aktif seluruh stakeholder yang terlibat dalam ekosistem JKN," kata Vetty Yulianty Permanasari pada peresmian Taman Budaya BPJS Kesehatan di Taman God Bless, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, Jumat.

Dia menyebutkan, Program JKN merupakan program strategis nasional yang keberhasilannya menjadi tanggung jawab bersama.

Karena itu, BPJS Kesehatan konsisten memperkuat kolaborasi dengan berbagai stakeholder untuk menghadirkan layanan yang semakin mudah, cepat, dan setara bagi seluruh peserta.

Vetty menjelaskan, sejak tahun 2023 BPJS Kesehatan telah mengimplementasikan transformasi mutu layanan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan Program JKN.

Salah satu fondasi penting dalam transformasi tersebut adalah penerapan tata nilai INISIATIF (Integritas, Kolaborasi, Pelayanan Prima, dan Inovatif).

“Tata nilai INISIATIF tidak hanya diterapkan di lingkungan internal BPJS Kesehatan, tetapi juga perlu dukungan dan dijalankan oleh seluruh ekosistem JKN. Melalui Taman Budaya BPJS Kesehatan ini, kami ingin membangun awareness masyarakat terhadap nilai-nilai tersebut sehingga dapat mendukung peningkatan kualitas layanan dan penguatan citra Program JKN,” kata Vetty.

Program eksternalisasi tata nilai INISIATIF tersebut dilakukan melalui berbagai kegiatan, salah satunya pembangunan Taman Budaya BPJS Kesehatan sebagai sarana edukasi publik.

Upaya tersebut diharapkan dapat menciptakan kesamaan pemahaman dan tujuan di antara seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Program JKN.

"Perlu diketahui, per 1 Juni 2026 jumlah kepesertaan JKN telah mencapai lebih dari 285 juta jiwa, atau lebih dari 98 persen dari seluruh penduduk Indonesia. Di samping itu, BPJS Kesehatan telah menjalin kerja sama dengan 23.682 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) serta 3.221 rumah sakit dan klinik utama di seluruh Indonesia," tambah Vetty.

Vetty juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Minahasa atas dukungannya dalam penyediaan lokasi di Taman God Bless.

Dia berharap taman tersebut dapat menjadi ruang publik yang bermanfaat sekaligus simbol kolaborasi dalam mendukung keberhasilan Program JKN.

"Melalui peresmian Taman Budaya BPJS Kesehatan ini, harapannya semangat integritas, kolaborasi, pelayanan prima, dan inovatif dapat semakin dikenal dan diterapkan oleh seluruh mitra BPJS Kesehatan," katanya menambahkan.

Menurut dia, dukungan seluruh stakeholder dalam ekosistem JKN adalah kunci untuk mewujudkan Program JKN yang semakin berkualitas serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Indonesia.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Kabupaten Minahasa, Robby Dondokambey, mengatakan Taman Budaya BPJS Kesehatan adalah salah satu bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Minahasa.

Kehadiran taman tersebut tidak hanya mempercantik ruang publik, tetapi juga menjadi media edukasi yang membawa nilai-nilai positif bagi masyarakat.

“Nilai-nilai integritas, kolaborasi, pelayanan prima, dan inovatif yang diusung tidak hanya menjadi landasan dalam penyelenggaraan layanan JKN, tetapi juga dapat menjadi semangat bersama dalam membangun masyarakat Minahasa yang sehat, produktif, dan berdaya saing,” ujar Robby.