Terungkap, SPPG Beli Harga Telur dan Daging Ayam di Bawah HAP, BGN Janji Tertibkan
deni setiawan June 19, 2026 10:55 PM

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Para pemasok bahan baku SPPG di Jawa Tengah masih menemukan pembelian telur dan daging ayam di bawah harga aucan Pemerintah (HAP).

Temuan tersebut dinilai merugikan para pemasok yang  tidak bisa ikut mensuplai bahan baku MBG karena persaingan harga.

Atas temuan itu, Badan Gizi Nasional (BGN) berjanji akan menertibkannya.

Baca juga: Hasil Pembagian Grup Championship 2026/2027, PSIS Semarang dan Persis Solo Berpisah

• Suami Tusuk Istri Saat Ambil Rapor Anak di SD Semarang, Ini Kronologinya

Ketua Koperasi Peternak Unggas Sejahtera (KPUS) Jawa Tengah, Suwardi mengungkap, masih menemukan pembelian telur di SPPG di harga Rp22 ribu perkilogram. 

Praktik ini terjadi hampir di seluruh SPPG di Jawa Tengah.

Padahal, harga HAP telur berdasarkan Peraturan Badan Pangan Nasional Nomor 6 Tahun 2024 di harga Rp26 ribu.

Harga telur di bawah harga HAP itu pun berdampak merugikan peternak.

"Peternak yang rugi, sehingga butuh kesepakatan harga HAP agar produsen bisa terlindungi dengan harga yang baik," jelasnya, Jumat (19/6/2026).

Di sisi lain, Ketua Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (Pinsar) Jawa Tengah, Susilo keberatan pembelian harga daging ayam ke dapur SPPG di bawah harga HAP.

Karena, dari sisi bahan pakan saja sudah naik sebanyak empat kali lipat dalam dua bulan terakhir.

Kenaikan itu dipicu karena sekira 20 persen bahan baku pakan ayam merupakan produk impor.

"Karena impor tentu harga ikut dolar, saat dolar naik harga pakan juga naik awalnya Rp8 ribu perkilogram sekarang Rp9 ribu perkilogram," tuturnya.

Ketua Satgas Percepatan MBG Jawa Tengah Taj Yasin mengklaim telah mendapatkan laporan dari Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Semarang yang menemukan SPPG membeli bahan baku dapur MBG di bawah HAP.

"Nah, ini yang harus kami selidiki. Kami tidak ingin kejadian ini terulang kembali," terangnya.

Baca juga: Pendaki Gunung Merbabu Asal Jambi Alami Hipotermia, Untungnya Ada Shelter Emergency

• Brigjen Antoninho: Kabupaten Pekalongan Percontohan Kompi Produksi Pangan TNI AD

Janji Tertibkan SPPG

Direktur Pemberdayaan dan Partisipasi Masyarakat BGN, Tengku Syahdana menuturkan, bakal menertibkan SPPG yang melakukan pembelian bahan baku dapur MBG di bawah harga HAP.

"Kalau yayasan, mitra, atau SPPG tersebut tidak menghiraukan, kami akan memberikan peringatan bahkan bisa kami suspend," katanya.

Di level nasional, menurut Tengku, aduan serupa juga diterima dari provinsi lainnya.

Pihaknya berjanji dalam kesempatan libur sekolah ini atau SPPG libur beroperasi, akan melakukan pembenahan.

Saat disinggung jumlah aduan kasus tersebut, dia tidak mengetahui datanya.

"Akan kami benahi pada masa libur sekolah ini. Selepas kembali beroperasional saat masuk sekolah, semua bisa lebih baik," terangnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.