BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Turnamen Axis Cup Battle City of Banjarmasin 2026 resmi digelar di Duta Mall Banjarmasin, Sabtu (20/6/2026).
Ajang yang menjadi bagian dari rangkaian kompetisi nasional tersebut mendapat sambutan meriah dari ratusan peserta dan komunitas esports di Kalsel.
Panitia penyelenggara dari XL Smart, Nadse, mengatakan Banjarmasin menjadi kota ke-30 yang disinggahi dalam rangkaian Axis Cup Battle City yang menjangkau 88 kota di seluruh Indonesia.
"Melalui kegiatan ini kami ingin menjaring talenta-talenta terbaik dari Banjarmasin dan Kalsel. Segmen Axis memang dekat dengan pelajar, mahasiswa, dan komunitas anak muda, sehingga kompetisi ini menjadi wadah yang tepat untuk menampilkan kemampuan mereka," ujarnya.
Menurutnya, kehadiran turnamen tersebut tidak hanya menghadirkan kompetisi, tetapi juga memperkuat ekosistem esports di daerah.
Ia menjelaskan, dukungan infrastruktur telekomunikasi juga menjadi faktor penting dalam perkembangan esports. Saat ini jaringan 5G XL Smart telah menjangkau seluruh kecamatan di Kota Banjarmasin.
"Lebih dari 120 BTS 5G sudah beroperasi. Cakupannya merata di lima kecamatan sehingga pelanggan bisa menikmati koneksi yang lebih stabil dengan latensi rendah untuk kebutuhan gaming maupun aktivitas digital lainnya," katanya.
Nadse berharap antusiasme masyarakat yang terlihat sepanjang pelaksanaan kompetisi dapat menjadi pertimbangan agar kegiatan serupa kembali digelar pada tahun mendatang.
"Responsnya sangat positif. Mudah-mudahan ke depan bisa lebih sering hadir dan menjadi agenda rutin di Kalsel, khususnya Banjarmasin," katanya.
Sementara, Sekretaris ESI Kalsel, Handoko menilai, Exis Cup Battle City menjadi momentum penting untuk mengembangkan atlet esports daerah menuju level yang lebih tinggi.
Menurutnya, sekitar 500 pemain ambil bagian dalam turnamen tahun ini. Kompetisi mempertandingkan Mobile Legends dan Free Fire untuk kategori pelajar maupun umum.
"Ini menjadi kesempatan besar bagi atlet lokal merasakan atmosfer pertandingan yang lebih kompetitif," ujarnya.
Turnamen tersebut juga menghadirkan sejumlah nama besar di dunia esports Indonesia, di antaranya Erlan serta duo pemain Free Fire ABUX dan AMGAD. Kehadiran mereka diharapkan mampu memberikan inspirasi bagi peserta yang tengah merintis karier sebagai atlet profesional.
Handoko menyebut, Kalsel memiliki rekam jejak yang cukup baik dalam melahirkan pemain
berprestasi. Satu di antaranya Kamal Hasibuan yang sukses menorehkan prestasi bersama tim besar nasional.
Selain itu, sejumlah atlet Banua pernah memperkuat tim ternama seperti EVOS Esports. Nama-nama seperti Romy Hadiwijaya, Nazara, dan Inaya menjadi bukti bahwa potensi esports Kalsel mampu bersaing di level nasional. (Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Andra Ramadhan)