Fabrizio Romano telah mengonfirmasi bahwa Casemiro (33) akan bergabung dengan Inter Miami setelah kontraknya bersama Manchester United berakhir pada 30 Juni, menandai berakhirnya masa empat tahun sang gelandang di Old Trafford. Pemain asal Brasil tersebut telah memberi tahu United sejak Januari bahwa ia akan meninggalkan klub sebagai agen bebas, dan konfirmasi dari Romano — dengan isyarat khasnya ‘here we go’ yang menandakan kesepakatan telah tercapai sepenuhnya — mengakhiri persaingan yang melibatkan LA Galaxy, Al Ittihad, dan Al Nassr.
Casemiro mencatatkan 160 penampilan di semua kompetisi untuk United, tetapi musim terakhirnya menunjukkan penurunan tajam dibandingkan performanya sejak didatangkan dari Real Madrid pada 2022. Ia bahkan tidak lagi masuk dalam skuad pertandingan United menjelang kepergiannya, sebuah sinyal jelas dari Ruben Amorim bahwa sang pemain Brasil tidak lagi masuk dalam rencana tim utama terlepas dari bagaimana situasi transfernya akan berakhir.
Romano mengumumkan kepindahan ini melalui akun X miliknya, dengan Inter Miami muncul sebagai tujuan akhir setelah proses yang cukup panjang. LA Galaxy awalnya memegang hak penemuan MLS atas sang pemain, sehingga Miami harus terlebih dahulu mencapai kesepakatan kompensasi dengan Galaxy sebelum dapat mengajukan tawaran resmi — sebuah hambatan yang sempat menunda proses, tetapi akhirnya tidak menggagalkan kesepakatan tersebut.
Casemiro bergabung melalui transfer bebas. Laporan dari Brasil menyebutkan bahwa kontrak berdurasi tiga tahun sedang dibahas, meskipun durasi pasti dan detail gaji belum diumumkan secara resmi oleh kedua klub. Ia akan didaftarkan selama jendela transfer sekunder MLS yang dibuka pada 13 Juli, yang berarti debut paling awalnya baru bisa terjadi setelah tanggal tersebut. Stretty News sebelumnya melaporkan bulan lalu bahwa kesepakatan verbal hampir rampung, dan kini konfirmasi dari Romano telah memastikan arah kepindahannya.
Sebuah laporan dari Brasil yang mengklaim Casemiro telah menyetujui kesepakatan senilai sekitar €80 juta per musim — melebihi Lionel Messi — dibantah oleh para analis transfer karena dinilai tidak sesuai dengan aturan daftar pemain MLS dan struktur gaji yang berlaku di Inter Miami. Angka-angka tersebut sepenuhnya tidak dapat dianggap valid.
Casemiro tampil luar biasa pada musim debutnya, memberikan peran jangkar lini tengah bertahan yang selama bertahun-tahun hilang dari United. Namun, performanya kemudian menurun tajam — mobilitas, pengambilan keputusan di bawah tekanan, serta posisinya dalam bertahan mengalami kemunduran hingga membuatnya menjadi beban dalam pertandingan berintensitas tinggi, bukan lagi solusi.
Restrukturisasi skuad oleh INEOS membuat kepergian Casemiro menjadi langkah yang tak terhindarkan secara struktural. Menghapus beban gajinya menjadi penting dalam konteks manajemen PSR United, dan proyek pembangunan ulang lini tengah sudah memiliki arah yang jelas. United kini berada pada tahap akhir negosiasi untuk merekrut Ederson dari Atalanta sebagai penerus jangka panjang Casemiro — sebuah langkah yang menunjukkan tipe gelandang yang diinginkan Amorim untuk menggerakkan mesin permainan timnya.
Di Miami, Casemiro akan diproyeksikan menggantikan Sergio Busquets sebagai jangkar di belakang Lionel Messi, Rodrigo De Paul, dan skuad yang menjuarai MLS musim lalu. Daya tarik gaya hidup di kota tersebut — ia sempat mengunjungi Miami bersama keluarganya sebelum membuat keputusan — ternyata lebih menggoda dibandingkan tawaran finansial besar dari Arab Saudi.
Langkah berikutnya adalah pengumuman resmi dari pihak klub Inter Miami dan pendaftaran Casemiro ketika jendela transfer sekunder dibuka pada 13 Juli. Masih harus dilihat apakah United dapat merampungkan kesepakatan Ederson dengan cukup cepat agar Amorim memiliki struktur lini tengah yang solid sebelum sesi pramusim dimulai.